Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
Jayapura, Jubi – Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang diselenggarakan di Gedung Tongkonan, jalan Jeruk Nipis, Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Jumat (24/2/2017), menandai resminya Gereja Alkitab Kekudusan Papua New Guinea atau Papua New Guinea Hollines Bible Chuch (PHBC) menginjil di Indonesia. KKR dihadiri sekitar 400-an umat.
Koordinator PHBC di Indonesia, Pendeta Saul Elopere mengatakan, awalnya KKR rencananya dihadiri Gubernur Papua, Lukas Enembe dan perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia. Namun lantaran keduanya berhalangan, mereka diwakili pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua.
“Hari ini kami resmi menginjil di Indonesia. Kami sudah diakui. Semoga Sabtu (25/2/2017), gubernur bisa hadir,” katanya.
Rangkaian ibadah KKR PHBC di Kota Jayapura akan ditutup ibadah bersama, Minggu (26/2/2017).
Setelah itu para penginjil dan pendeta PHBC melanjutkan perjalanan ke Wamena, Jayawijaya, dan melantik gembala gereja PHBC di Wamena.
“Kalau gereja PHBC di Vuria, Kotaraja, Kota Jayapura adalah gereja pusat di provinsi. Kami persilakan siapa saja yang ingin bergabung dengan kami. Kami tidak mempengaruhi tapi kami membuka diri,” ujarnya.
Di tempat yang sama, perintis PHBC di Indonesia, Pendeta Johan Inggibal mengatakan, KKR itu mengangkat bagaimana menyelesaikan masalah dalam keluarga dan masyarakat.
“Terkadang ada di antara kita yang memiliki masalah. Tapi bersikap seolah tak ada masalah di hadapan orang lain. Ini berarti akar masalah terus ada dalam hati kita. Bagaimana agar semua beban itu terangkat,” kata Pendeta Inggibal. (*)





