
Pengamanan tidak hanya difokuskan di sekitaran Kantor DPRD Mimika Jalan Cenderawasih, namun juga di beberapa tempat strategis di Kota Timika.
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Timika, Jubi – Aparat kepolisian Resor Mimika, menyiapkan personel pengamanan maksimal saat pelantikan 35 anggota DPRD Mimika periode 2019-2024, dalam waktu dekat ini. Pengamanan tidak hanya difokuskan di sekitaran Kantor DPRD Mimika Jalan Cenderawasih, namun juga di beberapa tempat strategis di Kota Timika.
“Semua unsur tentu kita libatkan, kekuatan yang ada di Timika cukup besar. Kami berharap proses pelantikan anggota DPRD Mimika berlangsung aman dan damai,” kata Kapolres Mimika Ajun Komisaris Besar I Gusti Gede Era Adhinata, Rabu, (20/11/2019).
Baca juga : Masyarakat adat tancapkan sasi untuk menolak pelantikan DPRD Kabupaten Merauke
Kisruh Pelantikan DPRD Mimika, Gubernur Dinilai Tak Tegas Pelantikan DPRD Mimika Tak Jelas, DPRP Berencana Surati Mendagri
Adhinata mengingatkan pihak-pihak yang tidak menerima keputusan penetapan caleg terpilih DPRD Mimika agar menempuh jalur-jalur konstitusional.
“Sedangkan rencana pelantikan anggota DPRD, telah digelar pertemuan antara Pemkab Mimika, panitia dari Sekretariat DPRD Mimika serta jajaran Forkopimda setempat pada Selasa siang,” kata Adhinata menjelaskan.
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan sesuai jadwal pelantikan para wakil rakyat Mimika terpilih akan digelar pada 24 November 2019, sesuai batas masa waktu 35 anggota DPRD Mimika periode 2014-2019.
“Berhubung pada 24 November pada hari Minggu, dimana khusus di Papua merupakan hari libur untuk ibadah, maka Pemkab Mimika akan meminta izin maupun saran dari Gubernur Papua Lukas Enembe,” kata Johannes.
Menurut dia, tanggal kepastian pelantikan anggota dewan terpilih masih kami diskusikan dengan Pemprov Papua.
Tercatat perolehan kursi wakkil rakyat di Kabupaten Mimika jumlah kursi terbanyak DPRD Mimika periode 2019-2024 partai Golkar dengan tujuh kursi, diikuti Nasdem, PDI-Perjuangan dan Gerindra masing-masing lima kursi. Sedangkan PKB memperoleh empat kursi, Demokrat dan Perindo memperoleh tiga kursi, PBB, Hanura dan PSI masing-masing memperoleh satu kursi. (*)
Editor : Edi Faisol





