Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jakarta, Jubi – Terdapat 15 penelitian obat herbal yang dapat digunakan untuk tambahan terapi Covid-19 secara nasional. Penemuan obat bahan alam juga menjadi prioritas dari berbagai penelitian yang dilakukan untuk penanganan Covid-19.
“BPOM saat ini juga tengah mendampingi 15 penelitian obat herbal atau obat berbahan alam sebagai tambahan atau adjuvan dari terapi Covid-19, dengan progres yang beragam tentunya dari setiap penelitian ini,” kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito, dikutip Antara, Rabu, (13/10/2021).
Baca juga : Sejumlah rumah sakit di Yogyakarta kembangkan obat Covid-19 dari minyak kelapa
“Selain itu terdapat 68 penelitian lain di luar yang terkait dengan penanganan Covid-19 yang sedang didampingi oleh BPOM,” kata Penny menambahkan.
Menurut dia, BPOM secara intensif mendukung mulai dari hulu pada tahap penelitian hingga pendampingan kepada para peneliti dan pelaku usaha pada saat pengembangan hilirisasi produk obat. Pendampingan di hulu dilakukan pada saat penelitian dan pengembangan, yang dimulai dari penyusunan protokol uji klinik hingga pelaksanaan uji klinik sesuai dengan prinsip dan cara uji klinik yang baik.
“BPOM juga memberikan berbagai pelatihan, seperti pelatihan cara uji klinik yang baik dan berbagai penyederhanaan fleksibilitas dalam proses pelaksanaan uji klinik dan proses registrasi,” kata Penny menjelaskan.
Hal itu dilakukan dengan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan perkembangan yang ada di lapangan. (*)
Editor : Edi Faisol






