Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Wakapolresta Jayapura, AKBP Supraptono, menilai pengawasan jembatan Youtefa perlu ditingkatkan lagi, di antaranya masalah kebersihan dan keamanan yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
“Banyak sampah yang berserakan bahkan hingga menumpuk,” ujar Supraptono saat menghadiri rapat koordinasi penanganan bencana di Kantor Wali Kota Jayapura-Papua, Selasa (27/4/2021).
Menurut Supraptono, jembatan Youtefa yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 28 Oktober 2019 itu tidak terawat, ditambah lagi banyak bebatuan kecil yang berserakan di sepanjang jembatan.
“Ini sangat menganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jalan saat melintas di jembatan Youtefa,” ujar Supraptono.
Selain itu, Supraptono menilai aktivitas masyarakat di kota yang berbatasan langsung dengan negara tetangga papua nuhini tersebut, yang tidak patut ditiru seperti balapan liar dan banyaknya botol minuman beralkohol di sekitar jembatan, juga perlu ditingkatkan pengawasannya.
“Beberapa waktu lalu kami sudah amankan motor dari sekelompok pemuda yang setiap Subuh kumpul-kumpul sambil balapan liar. Bukan hanya mengganggu warga lainnya tapi aktivitas seeperti itu juga membahayakan diri sendiri,” ujar Supraptono.
Supraptono minta Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, khususnya dinas terkait, agar meningkatkan pengawasan di jembatan yang pembangunannya menelan dana APBN sebesar Rp1,8 triliun.
“Apalagi ini sudah mau PON, supaya memberikan rasa aman kepada warga dan atlet peserta PON di Papua, khususnya di Kota Jayapura,” ujar Supraptono.
Baca juga: Pemkot Jayapura bangun pos terpadu di Jembatan Youtefa
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan saat ini telah dibangun pos terpadu secara permanan dengan luas mencapai 8×10 meter di sisi kiri jembatan.
“Saya minta Dinas PUPR yang menangani pengerjaanya supaya dipercepat karena ini sangat penting untuk melakukan pengawasan di lokasi jembatan,” ujar Rustan.
Dikatakan Rustan, pos terpadu yang dilengkapi dengan kamera pemantau atau CCTV, akan ditempati petugas gabungan, yaitu TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Jayapura.
“Sejak jembatan Youtefa dibangun, banyak masalah terjadi seperti orang terjatuh dari atas jembatan, banyak orang mabuk, sering dijadikan balapan liar saat malam, dan warga memarkirkan kendaraanya di sepanjang jembatan,” ujar Rustan. (*)
Editor: Dewi Wulandari






