Masyarakat keluhkan tidak ada toilet umum di dermaga Yahim

Dermaga Yahim Sentani Kabupaten Jayapura Papua
Dermaga Yahim, Sentani, Kabupaten Jayapura – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Masyarakat yang tinggal di sekitar dermaga Yahim, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua mengeluhkan tidak adanya toilet umum di dermaga yang menjadi tempat penyeberangan masyarakat yang tinggal di kampung-kampung di sekitar Danau Sentani itu.

“Di dermaga ini perlu ada toilet umum karena itu sangat penting sekali. Pernah ada bantuan enam pintu dari Pemprov Papua, cuman tidak berjalan baik langsung rusak karena banjir bandang Sentani tahun 2019 kemarin,” kata Naomi Felle, Kaur Kesra Kampung Yahim, Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, kepada Jubi, Kamis (28/1/2021)

Read More

Naomi menuturkan, pengunjung yang datang ke Yahim kadang bingung mencari toilet.

“Pengunjung yang mau ke Yoboi dan kampung lain itu terpaksa mereka pinjam kamar kecil warga sekitar. Hampir semua pengunjung lakukan seperti itu dan juga mereka yang dari kampung-kampung yang mau ke kota,” ucap Naomi.

Berbagai usul telah ia sampaikan namun tidak pernah ada tindakan yang dilakukan.

“Kalau ada kegiatan-kegiatan di kampung-kampung itu, Pemerintah Kabupaten Jayapura mereka lewat dermaga ini juga, dan tentu mereka lihat kekurangan itu, jadi tanpa menyurat setidaknya mereka bisa berpikir toilet ini penting atau tidak,” ucap Naomi Felle.

Baca juga: Masyarakat Kampung Yahim keluhkan akses air bersih

Naomi berharap tahun ini ada bantuan toilet di dermaga Yahim bagi masyarakat yang datang dan pergi lewat dermaga tersebut.

“Kalau bisa tahun ini ada toilet yang dibangun karena itu penting sekali,” tutur Felle.

Hal lain disampaikan masyarakat di Yahim, Sarche Monim. Ia mengaku sering memberi tumpangan toilet kepada orang yang mau buang air.

“Orang sudah rasa buang air tidak bisa tahan mereka cari toilet tidak ada, jadi ya saya kadang suruh ke rumah langsung dari pada tidak ada to,” jelasnya.

Sarche berharap pemerintah melihat kondisi di dermaga Yahim ini.

“Ini harus menjadi masalah yang serius karena setiap tamu-tamu yang datang itu mereka tanya toilet dimana. Kami juga malu kalau tawarkan langsung ke rumah, apalagi sekarang dermaga Yahim sudah dikelola baik, jadi kalau bisa toilet itu dibarengi juga,” tutur Sarche Monim. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Related posts

Leave a Reply