Papua No. 1 News Portal | Jubi
Enarotali, Jubi – Bupati Kabupaten Paniai, Meki Nawipa, meninjau lokasi pembangunan gedung olahraga (GOR) tipe B yang berlokasi di Jalan Raya Madi, Enarotali, Pudo Komoo, Kampung Ekeitadi, Distrik Paniai Timur, Jumat, (11/12/2020). Survei ini sekaligus mengesahkan penanaman tiang besi oleh PT Langit Jaya Abadi.
Menurut Bupati Meki Nawipa, pembangunan GOR yang menyerap dana besar ini diharapkan bisa menghasilkan olahragawan berprestasi di kabupaten di wilayah pegunungan tengah Papua ini.
“Saya harap dikerjakan sesuai dengan rencana awal, baik spek, waktu, maupun kualitas pengerjaan. Bila proses pengerjaannya sudah dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan, kami harapkan GOR ini nantinya dapat menjadi bangunan yang dapat dipergunakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Paniai dan Meepago dan menghasilkan olahragawan berprestasi,” ujar Bupati Nawipa, ketika dikonfirmasi Jubi.
Pada kesempatan itu, Bupati Meki Nawipa menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pemuda dan Olaraga (Menpora) yang memberikan bantuan uang tunai Rp260 Miliar untuk membangun GOR tersebut.
“Ini juga berkat dukungan yang luar biasa dari Menpora Republik Indonesia. Kami sampaikan terima kasih. Direncanakan GOR akan terbangun di Paniai pada tahun depan (2021),” katanya.
Ia menambakan di lokasi yang sama juga akan dirampung pembangunan kantor KONI dan KNPI agar kontribusi pemuda di daerah itu bisa berperan aktif.
“Tanah sepanggal yang masih kosong, kami akan membayar kepada pihak pemilik lokasi untuk membangun lapangan sepak bola, supaya ke depan seluruh pemuda dapat terlibat untuk beraktivitas agar semua masalah sosial yang dihadapi dapat teratasi,” katanya.
Baca juga: Bupati Paniai serahkan seperangkat alat pembudidaya ikan kepada 232 kelompok
Direktur Utama PT Langit Jaya Abadi, Muklis, mengatakan pihaknya menargetkan pembangunan GOR bisa selesai akhir tahun 2020 ini. Namun pandemi Covid-19 membuat pekerjaan terpaksa mundur hingga tahun depan.
“Pekerjaan ini sudah dimulai dari bulan Januari 2020 dan kami berpikir akan diselesaikan tahun ini. Namun ada wabah Covid-19, sehingga (pekerjaan) dihentikan dan kami mulai kembali bekerja penuh pada bulan September, setelah semuanya kondusif,” ujarnya.
Ia menambahkan dengan mengingatnya sistem pekerjaan yang dilakukan adalah lembur siang sampai malam, ditargetkan pembangunan GOR akan diselesaikan pada tahun 2021 mendatang.
“Atas kerja keras ini kami pastikan awal tahun depan bisa selesai,” pungkasnya. (*)
Editor: Dewi Wulandari






