Merasa dirugikan, penghuni Rusunawa minta ULMWP pindah lokasi aksi damai

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi- Rencana aksi dari komite aksi United Liberation Movement For West Papua (ULMWP) mendapat sorotan dari penghuni asrama Rusunawa Universitas Cenderawasih Jayapura.

“ Kami merasa dirugikan karena aksi komite aksi ULMWP mengakibatkan  penyisiran  di asrama Rusunawa dari unit 1-6, dan tidak ada pihak yang bertanggung jawab ” kata ketua asrama Rusunawa uncen, Agustinus Mosip kepada jubi, Jumat (21/9/2018) di Jayapura.

Menurutnya, berdasarkan selebaran yang beredar, aksi yang akan digelar oleh ULMWP bertempat di seberang Kali Kalmowker, bersebelahan dengan asrama Rusunawa.

“Maka aparat pasti akan ke asrama Rusunawa untuk lakukan  penyisiran. Kami minta komite aksi ULMWP tidak buang tanggung jawab,” katanya.

Dia menjelaskan beberapa waktu lalu pihak TNI/Polri menyita motor dan laptop. Tetapi sampai hari, apa yang disita belum dikembalikan kepada pemiliknya. Pihaknya tidak mau hal serupa terulang lagi.

“ Untuk menyampaikan pendapat di muka umum itu hak setiap warga negara dan sudah di atur dalam UU. Terkait aksi ULMWP pada 24-28 september 2018, kami minta dengan hormat untuk cari tempat lain “ kata Mosip

Sebelumnya, tiga kali aksi damai yang dikoordinir oleh komite aksi ULMWP digagalkan oleh pihak aparat kepolisian.

Juru Bicara Komite Aksi United Liberation Movement For West Papua ( ULMWP) Ice Murib mengatakan, pihaknya  akan kembali menggelar aksi damai di tujuh wilayah adat di West Papua pada 24-28 September 2018.

Tema sentral yang akan diusung bersama yakni memberikan dukungan penuh kepada Vanuatu dan negara kepulauan di Pasifik untuk membawa persoalan West Papua ke sidang umum PBB.

"Untuk wilayah adat Mamta dan Animha kami akan melakukan aksi damai, doa bersama, mimbar bebas pusatnya di Holandia, tanggal 24 September 2018, dan tanggal berikut akan disesuaikan dengan wilayah lainnya," kata Ice Murib saat menggelar jumpa pers di kantor Dewan Adat Papua, Expo, Waena, Rabu (19/8/2018).

Murib mengatakan, delegasi ULMWP dan Vanuatu akan menghadiri dan membicarakan sidang umum PBB ke 73 di Jenewa. Vanuatu sudah membuat resolusi hak penentuan nasib sendiri bagi West Papua.(*)

 

Related posts

Leave a Reply