Mahasiswa Mimika nyatakan boikot Pilkada Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Solidaritas Mahasiswa Peduli Konflik Horizontal (SMPKH) di Kwamki Narama,  Mimika, Papua, berencana memboikot Pilkada Mimika dan Pilgub Papua yang akan dilaksanakan secara bersamaan pada Juni 2018 mendatang. Mereka beralasan  Pilkada tak menghasilkan kedamaian di Papua, khususnya Mimika.

"Kami sudah sepakat, Pilkada Mimika dan Pilgub kami boikot. Untuk apa ada Pilkada sedangkan konflik ini belum pernah selesai,” kata kordinator SMPKH, Nelson Tenba, kepada Jubi via selularnya, Jumat, (23/2/2018).

Ia menyebutkan konflik yang mulai terjadi pada tahun 2012 hingga 2018 telah memakan ratusan korban luka dan meninggal, namun ironisnya Pemda Mimika dan Pemprov Papua membiarkan tanpa penanganan penyelesaian yang serius.

"Hari ini kami sudah menggelar aksi kemanusiaan di Kwmendagri, Kapoldi dan DPR RI di Jakarta pusat. Kami minta pemerintah pusat campur tangan selesaikan konflik ini,"kata Tenbak menambahkan..

Sekretaris SMPK, Jonis Hagabal, mengatakan organisasinya menuntut agar DPRP dan MRP sebagai wakil rakyat segera melakukan mediasi konflik horizontal yang terjadi di Timika.

"DPRD Mimika sudah tidak mampu selesaikan, kami minta DPRP dibantu dari MRP untuk mediasi antara pihak-pihak terkait," kata Hagabal .

Ia bakal  menunggu respon keseriusan pemerintah menanggapi keinginan perdamaianan itu. 

"Kalau tidak, kami turun aksi di seluruh Indonesia terutama kantor DPRP, Gubernur Papua, Polda Papua dan kantor Bupati Mimika serta DPRD Mimika," katanya. (*)

Related posts

Leave a Reply