Jembatan Hamadi-Holtekam 40 persen lagi selesai

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Pembangunan jembatan Hamadi-Holtekam direncanakan rampung pada Agustus 2019 mendatang sesuai dengan target yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Namun menurut Sunardi, satu diantara manager pembangunan dari PT Pembangunan Perumahan (PT PP) yang merupakan satu dari tiga perusahaan konstruksi pembangunan jembatan tersebut, jembatan Hamadi-Holtekam dapat dikebut dan dioperasikan pada Maret 2019 mendatang.

"Kalau pengerjaan yang menggunakan dana ABPD sudah mencapai 97 persen pengerjaannya sedangkan untuk pembangunan jembatan utama dari dana APBN sudah mencapai 60 persen. Artinya, pekerjaan ini sudah hampir rampung," kata Sunardi menjawab pertanyaan Jubi, Selasa (8/1/2019).

Dijelaskannya, sesuai kontrak pembangunan jembatan akan berakhir pada bulan Agustus 2019 mendatang, namun pihaknya akan berupaya agar pada awal April mendatang jembatan tersebut sudah bisa dilalui walaupun belum diresmikan.

"Paling pada Agustus nanti itu pemasangan aksesoris pada jembatan seperti lampu hias dan ornamen-ornamen Papua sesuai dengan masterplan yang ada," ujarnya.

Dikatakan, pembangunan jembatan Hamadi-Holtekam secara keseluruhan sudah mencapai 60 persen.

"40 persennya itu tinggal mengecor lantai untuk jembatan pendekat menuju Holtekam dan finishing lampu," katanya.

Terpisah, Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano mengatakan, pembangunan jembatan pendekat sudah mencapai 97 persen.

"Sebenarnya pembangunan jembatan pendekat sudah seharusnya selesai namun karena hambatan seperti libur Natal dan tahun baru serta iklim yang tidak bersahabat sejak awal bukan membuat pekerjaan sedikit tersendat," katanya.

Namun, BTM sapaan akrabnya optimis untuk pembangunan jembatan pendekat akan rampung pada Maret 219 mendatang.

"Saya optimis itu," ujarnya singkat.

Sekadar diketahui, pembangunan jembatan tersebut ada tiga perusahaan kontruksi yang mengerjakannya masing-masing PT Pembangunan Perumahan, PT Hutama Karya, dan PT Nindya Karya, mengebut pembangunan jembatan Hamadi-Holtekam. Rencana bentangan utama jembatan sepanjang 400 meter.

Jembatan Hamadi – Holtekam akan menjadi jembatan terpanjang di Papua dengan bentang utama jembatan 400 meter. Ukuran itu ditambah jembatan pendekat sepanjang 332 meter yang terdiri 33 meter pendekat dari arah Hamadi dan 299 meter dari arah Holtekamp, sehingga total panjang jembatan keseluruhan 732 meter.

Sedangkan lebar jembatan tersebut 21 meter, terdiri dari empat jalur dua arah yang dilengkapi media jalan. (*)

Related posts

Leave a Reply