6 perpustakaan kampung di Kabupaten Jayapura ikuti lomba perpustakaan tingkat provinsi

Perpustakaan Kampung di Papua
Foto ilustrasi, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Jayapura mengunjungi salah satu perpustakaan ampung. - Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jayapura akan mengikutsertakan enam perpustakaan kampung dalam lomba Perpustakaan Kampung Provinsi Papua. Hal itu dinyatakan Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jayapura, Julius Rudi Sokoy di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (5/7/2021).

Sokoy mengatakan ada enam perpustakaan kampung yang telah dipersiapkan mengikuti lomba Perpustakaan Kampung Provinsi Papua. “[Keenam perpustakaan kampung itu adalah] Perpustakaan Nafas Danau Sentani mewakili Kampung Yokiwa di Distrik Sentani Timur, Perpustakaan Kampung Sereh di Distrik Sentani, Perpustakaan Kampung Besum di Distrik Namblong, Perpustakan Kampung Nimbokrang di Distrik Nimbokrang, Perpustakaan Kampung Tablasupa di Distrik Depapre, dan Perpustakaan Kampung Bukisi di Distrik Yokari,” ujar Sokoy.

Read More

Saat ini, keenam perpustakaan kampung itu tengah dalam proses penilian lomba itu. Menurut Sokoy, proses penilaian itu dilakukan tim penilai dari Dinas Perpustakaan Provinsi Papua. Penilaian itu meliputi manajemen perpustakaan, jumlah buku, koleksi buku, jumlah pengunjung, dampak inklusi sosial, dan keindahan serta kebersihan perpustakaan.

Sokoy menyatakan jumlah peserta lomba Perpustakaan Kampung Provinsi Papua tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Itu berarti pembinaan minat baca dan antusias warga terhadap perpustakaan cukup meningkat.

Baca juga: Kabupaten Jayapura ingin perbanyak perpustakaan kampung

“Di Kabupaten Jayapura sudah ada [lebih dari] 20 perpustakaan kampung yang terbentuk, dan sedang dalam proses peningkatan pengelolaan perpustakaan di setiap kampung. Ada sejumlah program dan bimbingan teknis yang dipersiapkan bagi pengelola. Diharapkan, kehadiran perpustakaan di kampung berdampak positif bagi warga masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap agar keenam perpustakaan kampung yang sedang berlomba akan terpilih mengikuti lomba perpustakaan tingkat nasional. “Pada masa pandemi COVID-19 saat ini,  perpustakaan begitu penting untuk dikunjungi masyarakat di kampung. Hal itu menjadi tantangan kami selaku dinas teknis untuk memberikan pelayanan dalam hal koleksi dan jumlah buku yang harus disalurkan kepada perpustakaan di kampung,” ungkapnya.

Secara terpisah, pengelola Perpustakan Nafas Danau Sentani ( NDS) Kampung Yokiwa, Siska Awoitauw mengaku sangat bersyukur terpilih mengikuti lomba perpustakaan kampung tingkat Provinsi Papua. Menurutnya, warga Kampung Yokiwa sangat antusiar mencari informasi dari koleksi buku perpustakaan yang dikelolanya.

“Kebanyakan anak usia sekolah, pemuda, dan juga orang dewasa. Buku-buku cerita dan dongeng menjadi langganan anak-anak. Hal itu membuat mereka tidak berpergian jauh dari rumah untuk bermain,” ujarnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Related posts

Leave a Reply