
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Kepala Sekolah SMA Advent Doyo Baru Distrik Waibhu, Harold Ojaitouw, mengatakan tahun 2019 ini, selain melaksanakan kurikulum pendidikan yang sedang berjalan, sekolah yang dipimpinnya juga fokus melakukan pembenahan sarana dan prasarana (sapras) pendidikan di lingkungan sekolah tersebut.
Dikatakan, pembenahan dan penambahan sapras di sekolah ini meliputi penambahan sarana laboratorium IPA, laboratorium komputer, ruang kelas, serta aula dan tempat makan bagi siswa yang tinggal di asrama.
“Kami sepenuhnya mendukung program Kabupaten Jayapura Go Adipura yang dicanangkan pemerintah daerah, dengan menjadikan sekolah kami dalam program Adiwiyata, termasuk pelaksanaan PON XX tahun 2020 nanti,” ujar Ojaitouw, saat ditemui di Sentani, Rabu (6/2/2019).
Program K-13 berbasis SKS tetap dilaksanakan dengan terus mengembangkan kreativitas dalam proses belajar mengajar, baik guru dan siswa, sehingga siswa tamatan SMA ini dapat bersaing setelah duduk di bangku perguruan tinggi.
“Untuk itu, sapras yang sedang dilengkapi ini bisa menjadi dasar yang kuat bagi siswa kita. Ada penambahan lab komputer yang berdaya tampung 40 siswa, lab kimia, dan lab biologi. Sementara untuk lab bahasa, ruang seni budaya, dan multimedia masih digunakan dalam kondisi baik,” katanya.
Sementara itu, Magdalena Yaboisembut, orangtua wali murid, mengatakan sebagai orangtua murid harus selalu siap dengan kebutuhan anaknya yang seringkali diminta secara mendadak.
“Anak saya kelas X untuk program percepatan atau SKS. Selalu saja ada permintaan yang mendadak untuk kebutuhan anak di sekolah, tetapi hal itu sudah kami antisipasi sebelumnya karena hanya dua tahun saja di sekolah ini lalu sudah bisa ke perguruan tinggi,” jelasnya. (*)
Editor: Dewi Wulandari





