Pulang sekolah memilih bekerja mencuci sepeda motor

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Sentani, Jubi – Berbeda dengan kebanyakan pelajar yang pulang sekolah bermain tiga remaja anak asal Sentani ini memilih menjadi tukang cuci sepeda motor. Itu sudah mereka jalani setahun dengan membuka usaha di depan rumah mereka di Jalan Toladan Ifar Gunung.
 
“Usaha ini pertama diajarkan kakak saya, kemudian kami jalankan sendiri,” ucap Rafael Yoku, 16 tahun, siswa SMP YPKP Sentani kepada Jubi, Sabtu (22/4/2017).
 
Rafael bekerja bersama Alpa Orlando Kopeu dan Osua Rained. Mereka membuka usaha sepulang sekolah dengan istirahat dulu sebentar. Di sana hanya ada sebuah alat semprot cuci.
 
Meski bekerja mereka tidak lupa dengan pelajaran. Jika ada tugas dari guru mereka mengerjakan dulu sebelum membuka bengkel.
 
“Takut kalau kerja dulu nanti tugas sekolah lupa untuk dikerjakan karena kecapean to,” ujar Rafael.
 
Alpa Orlando Kopeu mengatakan, sepeda motor yang dicucinya tak begitu banyak. Paling banyak sehari 15 unit, kebanyakan milik anggota TNI dari Ifar. Namun mereka selalu menabung hasilnya dan akhir bulan baru dibuka untuk dibagi bertiga.
 
“Kalau motor satu kami cuci bersama, kalau banyak kami masing-masing cuci satu,” kata Alpa yang sekolah di SMPN 6 Sentani.(*)

Related posts

Leave a Reply