Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Tim gabungan Satuan Tugas COVID-19 Kabupaten Jayapura menggencarkan patroli dan mengunjungi acara pernikahan, kegiatan perkantoran pemerintah dan swasta, maupun pelaksanaan kegiatan rohani di rumah ibadah. Upaya itu dilakukan untuk menertibkan pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19 yang cenderung semakin diabaikan masyarakat Kabupaten Jayapura, Papua.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Jayapura sejak beberapa hari yang lalu telah mendatangi berbagai tempat kegiatan masyarakat. Tim itu memantau pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19 oleh warga Kabupaten Jayapura, dan melaporkan hasil pemantuan itu ke Pos Satgas COVID-19.
“[Tim itu memantau] jarak tempat duduk, pemakaian masker, [ketersediaan] tempat cuci tangan. [Pemantauan itu dilakukan] guna memastikan protokol kesehatan dijalankan atau tidak. Kalau tidak, penanggung jawab [kegiatan itu] kami panggil dan tegur. [Tim juga] memastikan [adanya] surat izin kegiatan yang diterima pelaksana kegiatan,” ujar Khairul Lie di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Papua, Senin ( 22/2/2021).
Tim gabungan itu juga memantau proses penyajian konsumsi bagi tamu sebuah kegiatan. Satgas COVID-19 Kabupaten Jayapura menganjurkan penyajian hidangan tidak dilakukan secara prasmanan, namun diambilkan oleh petugas penyelenggara kegiatan. Cara lain yang dianjurkan adalah menyajikan konsumsi dalam kontak.
Baca juga: Jumlah pasien Covid-19 di Merauke mencapai 200 orang
“Satu sendok nasi [yang digunakan secara] bergantian [oleh tamu yang diundang] sangat [rawan menjadi media penularan virus korona penyebab] COVID-19. Hal itu selalu menjadi perhatian kami, dan [kami] selalu mengingatkan masyarakat,” katanya.
Khairul menyatakan jumlah kasus COVID-19 di Kabupaten Jayapura secara akumulatif telah mencapai 1.071 kasus. Dari jumlah itu, sejumlah 126 pasien COVID-19 masih menjalani perawatan. Sejumlah 901 pasien COVID-19 telah dinyatakan sembuh, dan 44 orang pasien COVID-19 meninggal dunia.
Khairul mengingatkan, saat ini pemenuhan protokol kesehatan COVID-19 semakin berkurang, sehingga risiko penularan virus korona meningkat. “Kami berharap ada kesadaran dari masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. [Jika penerapan protokol kesehatan] semakin hari semakin menurun, penyebaran COVID-19 akan meningkat terus,” jelasnya.
Sebelumnya, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw juga meminta kesadaran masyarakat untuk berdisiplin melaksanakan protokol kesehatan. “Angka kematian terus meningkat. Disiplin protokol kesehatan harus terus ditingkatkan. Hanya dengan cara itu, kita semua bisa terhindar dari COVID-19,” pungkasnya. (*)






