
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Calon Pimpinan Perusahaan Daerah (Perusda) Baniyauw Kabupaten Jayapura, Nelson Yosua Ondi, mengatakan pemerintah daerah harus segera melakukan audit terhadap kepengurusan Perusda Baniyauw pada periode lalu.
Hal ini dikatakan Nelson Ondi sejalan dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang harus dicapai oleh Perusda Baniyauw sebesar Rp2 miliar per tahun belum memenuhi target yang diberikan.
“Alasannya banyak sekali rumah-rumah perumahan pemda yang belum laku, sementara aset yang dimiliki pemda saat ini termasuk banyak dan belum dikelola secara maksimal,” ujar Nelson di Sentani, Senin (15/7/2019).
Nelson meminta Perusda Baniyauw harus diaudit karena dirinya yang siap dilantik sebagai Pimpinan baru Perusda Baniyauw tidak mau adanya beban persoalan di kepengurusan yang lalu, diberikan tanggung jawab kepada yang baru.
Selain itu juga, lanjutnya, tentu Pemerintah Kabupaten Jayapura akan memberikan pernyertaan modal serta aset yang akan dikelola kembali oleh Perusda Baniyauw.
“Perusda yang baru akan fokus pada visi dan misi pemerintah daerah, melaksanakan RPJMD dalam tenggang masa jangka pendek, menengah, dan jangka panjang program pembangunan yang sedang dilaksanakan,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan bahwa Perusda Baniyauw yang lalu sudah cukup baik, tetapi juga masih banyak kendala yang harus dibenahi dan dievaluasi kembali sehingga kinerja Perusda Baniyauw dapat membantu pemerintah daerah dalam peningkatan PAD.
“Nanti kita lihat apa yang akan dikerjakan oleh pengurus yang baru. Kendati demikian, visi dan misi pemerintah daerah sangat penting dalam pelaksanaan program pembangunan yang sedang kita laksanakan sesuai dengan RPJMD yang ditetapkan,” pungkas Bupati Awoitauw. (*)
Editor: Dewi Wulandari





