
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Redaksi Suara Papua yang mengampu suarapapua.com menggelar pelatihan jurnalistik bagi wartawannya pada 14-15 Juni 2019. Pemimpin Redaksi suarapapua.com Arnold Belau mengatakan, pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan kapasistas manajemen dan keredaksian Suara Papua. Pelatihan tersebut juga membina kebersamaan yang lebih solid dengan mempertemukan sesama wartawan Suara Papua yang berada di seluruh Tanah Papua.
“Pelatihan ini juga untuk menyamakan persepsi dalam mengembangkan media www.suarapapua.com, untuk meningkatkan kapasitas jurnalis www.suarapapua.com dalam melakukan kerja jurnalistik dan menyuarakan suara kaum tak bersuara di Tanah Papua,” kata Arnold Belau kepada jubi, Jumat, (14/6/2019).
Belau mengatakan, pemateri yang dihadirkan beragam, mulai dari praktisi pers, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Perwakilan Papua, aktivis perempuan, dan akademisi. “Mereka ini kita hadirkan untuk memberikan pemahaman kepada wartawan kami agar mengetahui dasar peliputan [beragam isu di Papua],” katanya.
Belau mengatakan, pelatihan itu merupakan pelatihan jurnalistik pertama kali yang digelar selama tujuh tahun suarapapua.com berdiri. “Kami mengucap syukur karena kegiatan hari ini bisa terselenggara. Saya harap pelatihan serupa bisa terselenggara lagi pada masa mendatang,” katanya.
Belau berharap peserta yang hadir agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik, sehingga bisa mendapatkan bekal untuk meliput di lapangan. “Wartawan yang kami hadirkan dari Sorong Raya, Maybrat, Yahukimo, Nabire, Paniai, Deiyai Dogiyai, Kota Jayapura serta para redaktur,” katanya.
Salah seorang jurnalis suarapapua.com, Rulland Kabak mengatakan dirinya merasa senang bisa bertemu dengan para wartawan dari Sorong sampai Yahukimo. “Semoga kami bisa mendapatkan materi yang berbobot agar kami [memiliki] bekal dalam meliput,” katanya.
Kabak juga mengapresiasi penyelenggara yang sudah melaksanakan kegiatan ini. “Semoga pada masa mendatang penyelenggara bisa membuat acara yang lebih besar lagi, agar Suara Papua dapat mencetak wartawan yang kompeten,” katanya.
Wartawan senior Papua, Victor Mambor mengatakan pelatihan itu sangat penting untuk mengembangkan kapasitas wartawan di Papua. “Saya mengapresiasi niat anak-anak Papua mengembangkan media ini menjadi besar dan menjadi suara bagi kaum tak bersuara di tanah Papua,” katanya.
Victor mengatakan, Suara Papua hadir sebagai media penyeimbang bagi orang Papua atas berbagai berita yang cenderung sepihak. “Saya harap wartawan Suara Papua bisa membuat publik mendapatkan informasi yang disajikan secara berimbang dan akurat,” katanya.
Editor: Aryo Wisanggeni G





