Pemkab Jayawijaya akan galakkan Jumat Bersih

Pencanangan gerakan peduli sampah di Jayawijaya secara simbolis usai apel bersama dalam rangka peduli sampah nasional-Jubi/Islami
Pencanangan gerakan peduli sampah di Jayawijaya secara simbolis usai apel bersama dalam rangka peduli sampah nasional-Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan menggalakan Jumat Bersih seluruh instansi dan juga elemen masyarakat yang ada di Kota Wamena khususnya. Hal itu disampaikan wakil bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi saat menggelar apel bersama dalam rangka peduli sampah nasional di halaman Mapolres Jayawijaya, Kamis (21/2/2019).

Read More

“Setiap Jumat akan menjadi agenda untuk kita Jumat bersih. Untuk itu saya imbau seluruh kompenen masyarakat untuk aktif dalam Jumat bersih tersebut, karena dengan lingkungan yang bersih tidak akan ada suatu hambatan seperti penyakit, dan lainnya,” katanya.

Hal ini untuk mewujudkan moto Jayawijaya menjadi daerah yang DANI (Damai, Aman, Nyaman dan Indah) dimana hal itu akan terwujud, jika ada suatu kepedulian dari seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungannya.

“Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah tolong diperhatikan untuk tidak membuang di sembarang tempat, apalagi di saluran pembuangan air. Kami juga akan mendorong instansi terkait dalam hal ini Badan Lingkungan Hidup, untuk lebih pro aktif dalam rangka membersihkan dan membenahi sampah yang ada di Jayawijaya ini,” katanya.

Kepala distrik Wamena Kota, Lince Kogoya mengungkapkan, di kota Wamena sendiri setiap harinya volume sampah yang dikeluarkan ada sekitar 30-40 ton menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kalau ini tidak diseriusi dari hari ke hari, kepada masyarakat di kota Wamena sampah ini akan merusak lingkungan kita. Lembah ini harus hati-hati kita kelola dia, karena sebagai rumah kita semua,” katanya.

Sampah di Kota Wamena kebanyakan merupakan sampah rumah tangga. Untuk itu ia pun berharap masyarakat, agar tidak membuang sampah sembarang, apalagi kini Wamena sendiri sering kali terjadi banjir akibat tersumbatnya saluran pembuangan air.

“Dengan pencanangan jumat bersih nanti, diharapkan adanya partisipasi masyarakat semua, sehingga pemerintahan tingkat bawah baik distrik, kelurahan hingga RT/RW kami akan semakin proaktif dan juga kerjasama masyarakat sangat perlu, sehingga kota DANI bisa kita kembalikan bersama,” katanya. (*)

Editor: Sjam Terajana

Related posts

Leave a Reply