Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Sejumlah harga komoditas pertanian yang dijual pedagang pasar tradisional di Kota Jayapura, Papua, terpantau sedang turun.
Pantauan Jubi di Pasar Youtefa, Kota Jayapura-Papua, Selasa (14/7/2020), harga cabai rawit yang pekan lalu dijual Rp100 ribu hingga Rp120 per kilogram, pekan ini sudah dijual Rp80 ribu. Begitu juga dengan harga tomat dari Rp40 ribu, kini dijual Rp10 ribu per kilogram.
Komoditas pertanian yang juga turun harga adalah bawang putih. Harga sebelumnya Rp60 ribu per kilogram, kini dijual Rp30 ribu, bawang merah dari Rp80 ribu per kilogram kini dijual Rp60r ribu.
“Harga penjual di pasar tergantung harga pengambilan. Kalau harga di distributor naik, maka kami juga naikkan harga jualnya,” ujar seorang pedagang komoditas pertanian di Pasar Youtefa, Kota Jayapura-Papua, Laode.
Terkait penjualan, dikatakan Laode, masih stabil belum terjadi lonjakan permintaan pembeli. Bahkan ia memperkirakan harga baru akan naik satu minggu sebelum Hari Raya Iduladha.
“Virus korona bikin penjualan turun, karena pembeli takut ke pasar. Mungkin penjualan tahun ini sepi bila dibandingkan Lebaran Iduladha tahun lalu,” ujar Laode.
Pedagang komodiras pertanian lainnya, Wati, mengatakan fluktuasi atau tidak menentunya harga produk pertanian dikarenakan kondisi alam. Apalagi sekarang ini sangat jarang hujan turun sehingga hasil panen dari petani tidak banyak.
“Kalau stok banyak tapi harganya turun, biasanya kalau harga mahal karena barangnya kosong. Sebagian saya jual hasil pertanian lokal, ada juga barang kiriman seperti dari Surabaya dan Makassar. Sekarang sepi pembeli. Saya berharap paling tidak bisa kembali modal,” ujar Wati. (*)
Editor: Dewi Wulandari






