Menejemen Liputan6.com sebut medianya dicatut penyebar hoaks

 

Read More

“Pembaca yang teliti tentu akan mengklik link Liputan6.com yang ditautkan itu, dan mendapati bahwa isi berita Liputan6.com itu sama sekali tidak menulis soal hasil perhitungan suara,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jakarta, Jubi – Media online Liputan6.com dicatut oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk menyebarkan hoaks soal hasil perhitungan suara pada sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di luar negeri.

“Padahal sebagaimana diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), penghitungan suara di luar negeri sama sekali belum dilakukan,” kata Wakil Pemimpin Redaksi Liputan6.com, Irna Gustiawati, dakam keterangan resmi tang diterima Jubi, selasa (16/4/2019).

Baca juga : AJI targetkan latih 3.000 fact-checker untuk tangkal hoaks.

Sidang hoaks surat suara digelar

Tolak hoaks dan peningkatan kapasitas guru

Irna mengecam penyalahgunaan artikel tersebut untuk menyebarkan hoaks yang diedarkan dengan modus mengarang sendiri hasil penghitungan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara ( TPS), dan  menyelipkan link Liputan6.com, lalu disebarkan ke khayalak ramai.

“Pembaca yang teliti tentu akan mengklik link Liputan6.com yang ditautkan itu, dan mendapati bahwa isi berita Liputan6.com itu sama sekali tidak menulis soal hasil perhitungan suara,” kata Irna menambahkan.

Ia menjelaskan, jika pembaca tidak mengklik link mungkin akan percaya bahwa penghitungan suara itu memang bersumber dari liputan6.com.

Menurut Irna, redaksi Liputan6.com langsung bertindak cepat ketika muncul informasi melalui aplikasi chat yang mencatut nama Liputan6.com.  ia memastikan Liputan6.com sebagai media yang selalu menjaga kepercayaan publik akan berkomitmen menulis berita sesuai fakta dan ikut serta melawan hoaks yang makin marak.

“Kami Hampir 19 tahun berdiri sebagai situs berita, Liputan6.com selalu menjaga kepercayaan publik dan berkomitmen serta ikut melawan hoaks yang bisa menganggu keadaban publik,”kata Irna menegaskan.

Baca juga : Hoaks terhadap bencana alam

Informasi Penerimaan CASN Papua, Kepala BKD: Itu Hoaks

Berita hoaks yang mencatut situs berita Liputan6.com muncul  pada hari Minggu (14/4/2019), selain itu berita  bohong yang beredar juga mengcapture atas nama Harian Rakyat Kalbar, serta memuat hoaks hasil penghitungan suara Pemilu.

Padahal empat hari sebelumnya, tanggal 10 April 2019, Liputan6.com lewat berita dan postingan berbagai akun media sosial sudah membantah dan menegaskan telah dicatut. “Kami sungguh menyesalkan penulisan yang bersumber dari data hoaks itu dan mencatut nama Liputan6.com,” katanya.

Sementara itu Pemimpin Redaksi Harian Rakyat Kalbar, Mohamad Iqbal, telah meminta maaf terkait pencantuman Liputan6.com. “Mohon maaf atas kesalahan yang terjadi,” kata Iqbal lewat pesan singkat.

Iqbal berjanji akan memuat ralat di media mereka atas berita hoaks yang mencatut Liputan6.com itu. Permohonan maaf juga mereka sampaikan lewat surat yang dikirimkan kepada Liputan6.com pada Senin petang, (15/4/2019).

“Kami mengakui bahwa berita tersebut tanpa konfirmasi kepada pihak Liputan6.com dan ini merupakan kelalaian kami,” kata iqbal menjelaskan. (*)

 

Related posts

Leave a Reply