Jalan raya masih jadi sasaran pembuangan sampah

Papua
Tumpukan sampah di pinggir Jalan Trikora, Nabire, Senin (6/7/2020) - Jubi/Titus Ruban.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Keterbatasan sarana angkutan dan penampungan sampah bukan menjadi alasan untuk tidak menjaga kebersihan lingkungan di Kota Nabire. Warga tetap bisa melakukannya, minimal dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, apalagi di lokasi umum.

“Kami tahu, semua (fasilitas pengelolaan sampah) masih terbatas (di Nabire). Namun, warga bisa mengatasi dengan membuang sampah pada tempatnya agar mudah diangkut oleh petugas kebersihan saban hari,” kata Sekretaris Suku Wate Kampung Oyehe Kurios B Duwiri, Senin (6/7/2020).

Read More

Pernyataan Duwiri itu menanggapi kebiasaan membuang sampah sembarangan yang masih dipraktikkan sejumlah warga setempat. Mereka menggeletakkan bungkusan berisi sampah hingga berserakan di sejumlah lokasi di pinggiran jalan raya.

“Kenapa harus dibuang di pinggir jalan? ‘Kan sudah tersedia TPS (tempat pembuangan sementara). Tindakan itu hanya merusak lingkungan yang sudah bersih, mengotori halaman (rumah) dan (mengganggu) kenyamanan orang lain,” ujar Duwiri.

Dia menyebut kebiasaan membuang sampah di pinggiran jalan raya itu sudah berlangsung lama. Pelaku melakukannya dengan melempar bungkusan sampah sambil berkendaraan bermotor. “Di zaman modern ini, masih saja ada warga berperilaku seperti kehidupan di zaman batu (purbakala).”

Syaril, warga lainnya mengungkapkan pembuang sampah sembarangan beraksi saat kondisi sepi pada malam hari. Mereka menggunakan kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat.

“Saya tidak bermaksud menuduh (orang lain), tetapi ini sering terjadi di banyak tempat (di Nabire). Saat (larut) malam, ada kendaraan melintas pelan dan kemudian membuang sampah (di jalan raya),” ungkap Syaril. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Related posts

Leave a Reply