Gunung Merapi kembali erupsi, sembilan guguran lava dimuntahkan sejak Kamis dini hari

Erupsi gunung, Papua
Ilustrasi erupsi gunung, pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan sembilan kali guguran lava pijar pada Kamis (7/1/2021), dengan jarak luncur maksimum 500 meter. Pantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) guguran lava teramati pada periode pengamatan pukul 00:00 hingga 06:00 WIB meluncur ke arah Kali Krasak.

Read More

“Selain guguran lava pijar, BPPTKG juga mencatat 21 kali gempa guguran di gunung itu dengan amplitudo 4 hingg 34 mm dan durasi 16-76 detik, 26 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-5 mm dan durasi 9-42 detik, 70 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3-25 mm dan durasi 5-10 detik,” kata Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, dalam keterangan resmi, Kamis, (7/1/2021).

Baca juga : Erupsi gunung Ili Lewotolok, 2.782 warga terdampak dievakuasi

Gejala erupsi eksplosif menguat, status gunung Merapi siaga 

Erupsi gunung Sinabung, warga belum mengungsi

Selain itu ada 13 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 40 hingga 75 mm dan durasi 12 hingga 29 detik, serta dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3-5 mm dan durasi 116-139 detik.

“Sedangkan hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah,” kata Hanik menambahkan.

Cuaca di gunung itu berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat dengan suhu udara 14-20 derajat Celsius, kelembaban udara 72-90 persen dan tekanan udara 565-685 mmHg.

BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya akibat erupsi Merapi diperkirakan maksimal dalam radius lima kilometer dari puncak.

Untuk penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan. “Kami meminta pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III, termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi,” kata Hanik menegaskan. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

 

Related posts

Leave a Reply