Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sampang, Jubi – Sebanyak dua rumah sakit di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, ditutup sementara setelah sejumlah tenaga medisnya terkonfirmasi positif Covid-19. Masing-masing RSUD dr Mohammad Zyn dan Rumah Sakit Nindhita, yang sebagian tenaga kesehatannya diketahui bekerja sekaligus di dua rumah sakit itu.
“Penutupan RSUD Sampang hingga Sabtu (26 Desember) dan ini kami lakukan untuk menghindari adanya kemungkinan penyebaran Covid-19 yang lebih luas,” kata Direktur RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Titin Hamidah, Selasa (22/12/2020) kemarin.
Baca juga : Dua pasien positif Covid-19 di Merauke, salah satunya tenaga medis
Ratusan tenaga kesehatan di RSUD ini positif Covid-19
Satu puskesmas di Wondama tutup akibat Covid-19
Surat edaran yang dikeluarkan rumah sakit itu menyebutkan manajemen menutup pelayanan rawat inap di Ruang Anggrek dan pelayanan ICU. Pelayanan ruang ICU dibatasi hanya melayani pasien tergolong sangat parah atau kegawatan, seperti untuk penanganan pasien operasi, cuci darah, instalasi rawat inap.
“Yang kami tangani, hanya pasien yang memang sedang menjalani perawatan,” ujar Titin menambahkan.
Langkah itu dilakukan untuk menimalisir dan memutus mata rantai penyebaran virus corona. “Sekaligus memberikan rasa aman kepada pasien,” ujar Titin menjelaskan.
Pengumuman yang sama juga dikeluarkan manajemen RS Nindhita Sampang yang telah sejak 20 Desember lalu dinyatakan tak lagi menerima pasien baru. Namun tak mencantumkan kapan akan kembali dibuka pelayanan di tempat itu.
“Kami masih akan menunggu evaluasi lebih lanjut,” kata Direktur RS Nindhita, Andi Tri Sutrisno Hasanudin.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sampang Agus Mulyadi mengungkapkan bahwa jumlah tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona jenis baru (Covid-19) di RSUD dr Mohammad Zyn, hingga Selasa kemarin, bertambah menjadi 28 orang.
Jumlahnya melonjak dari sebelumnya hanya diketahui lima orang. Sebagian dari lima tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu juga menjadi tenaga medis di RS Nindhita.
Menurut Agus, rumah sakit Sampang mendapat bantuan satu dokter spesialis penyakit dalam dari Surabaya, untuk menangani pasien yang masih dalam perawatan. “Kami minta bantuan Gugus Tugas Provinsi Jawa Timur dan akhirnya ada penambahan satu dokter spesialis penyakit dalam,” katanya.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Sampang, kasus baru di daerah meningkat dalam dua bulan terakhir. Saat ini, dilaporkan total 424 kasus, atau bertambah 200 dalam kurang dari dua bulan. Dari jumlah itu, 66 orang menjalani perawatan, 336 orang dinyatakan sembuh, dan 22 orang lainnya meninggal.
Sedangkan Pelaksana tugas Direktur RSUD Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Kurniyanto 52, meninggal karena Covid-19 pada Selasa, (22/12/2020) kemarin, setelah selama tiga pekan menjalani perawatan. Kondisinya disebutkan menurun terus sekalipun telah dirujuk untuk mendapatkan perawatan intensif di RSUD Saiful Anwar Malang. (*)
Editor : Edi Faisol






