Papua No.1 News Portal | Jubi
Wamena, Jubi – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Yalimo memprioritaskan pendistribusian logistik pemilihan kepala daerah atau pilkada kepada wilayah terpencil. Mereka mengerahkan helikopter untuk mengangkut logistik sejak Sabtu.
“Pendistribusian logistik didahulukan untuk distrik terjauh, seperti Welarek, Apalapsili, dan Benawa. Distribusi ke Benawa diprioritaskan kepada Kampung Gilika, dan Lawe, sedangkan Distrik Welarek kepada Kampung Magualem, Koik, Salema, dan Sali,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yalimo Yehemia Walianggen saat dihubungi pada Minggu (6/12/2020)
Pendistribusian logistik ke Walarek, Apalapsili, dan Benawa menggunakan helikopter. Pengangkutannya sebanyak 6-8 kali penerbangan pulang-pergi untuk setiap distrik.
“Kampung yang dituju sangat jauh, tetapi semua (pendistribusian ke daerah terpencil) ditargetkan selesai pada Senin. Untuk Apalapsili, logistiknya dikirim ke kantor distrik, setelah itu baru disalurkan ke kampung-kampung,” jelas Walianggen.
KPU Yalimo juga telah menyiapkan sebanyak 327 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di lima distrik. Seluruh logistik mereka didatangkan dari Wamena, Jayawijaya.
“Kami belum memiliki gudang logistik di Elelim (ibu kota Yalimo). Pendistribusian ke Elelim dan Abenaho menggunakan jalur darat (dari Wamena),” lanjut Walianggen.
Selain logistik, Yalimo mendatangkan bantuan pengamanan pilkada dari Wamena. Sebanyak 70 personel Polres Jayawijaya telah dikirim untuk membantu mengamankan pemungutan suara pada 9 Desember.
“Mereka membekap Polres Yalimo dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Anggota (pasukan pengamanan pilkada) harus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan. Mereka wajib menerapkan protokol kesehatan (dalam penanggulangan pandemi Covid-19),” kata Kepala Polres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen. (*)
Editor: Aries Munandar





