
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Ransiki, Jubi – Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran mengatakan, sejauh ini Dana Desa hanya digunakan untuk perbaikan infrastruktur saja. Padahal ada banyak potensi desa yang bisa dikembangkan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seluruh Kepala Desa di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat diminta kreatif dan membuat banyak terobosan dalam pengelolaan dana desa.
“Jangan hanya fokus di infrastruktur saja. Penggunaan dana desa, juga harus bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia di kampung,” kata Bupati kepada Jubi, Kamis (1/8/2019).
Bupati mengatakan, untuk memacu inovasi dari berbagai desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat kabupaten Mansel, Dinas Provinsi dan Ditjen Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kementerian Desa, melaksanakan kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) 2019 di Ransiki ibu kota kabupaten Mansel, pada 31 Juli 2019 kemarin.
Menurut Bupati, BID 2019 adalah ajang bertukar informasi dan inovasi 57 kampung di wilayah kabupaten Mansel. Diharapkan seluruh kepala kampung memanfaatkan momen tersebut untuk menggali program inovasi, tentunya disesuai dengan kondisi masing-masing Kampung.
“Lewat BID, setiap kepala kampung dapat bertukar informasi melalui pendampingan tenaga lapangan P3MD,” ujarnya.
Waran mengatakan, dalam mengelola Dana Desa, Kepala Kampung harus melibatkan seluruh potensi Kampung dalam musyawarah kampung, sehingga berbagai potensi kampung dapat dihidupkan, baik itu pertanian, pendidikan dan ekonomi.
“Kepala kampung harus bisa libatkan seluruh potensi kampung dalam musyawarah sebelum disepakati program-program. Jangan hanya kepala kampung dan aparatnya sendiri yang menentukan program,” ujarnya.
Di kesempatan itu, Markus Waran juga mengingatkan Kepala Kampung untuk tak menyalagunakan Dana Desa. Ia tak segan menempuh jalur hukum jika mengetahui ada kepala kampung yang nyata menyalagunakan Dana Desa untuk hal yang tak seharusnya.
“Saya ingatkan, bahwa tahun depan Polres dan Kejaksaan Mansel sudah ada, jangan sampai bapak-bapak ada yang bermasalah dengan Dana Desa lalu berhadapan dengan penegak hukum,” ujarnya.
Sementara, Barent Ainusi kepala Kampung Siwi Pantai Distrik Momi Waren, Kabupaten Mansel berkomitmen untuk meningkatkan potensi pertanian Kakao agar menjadi komoditi unggulan sehingga mampu mensejahterakan warganya.
“Memang selama ini kami di Kampung Siwi fokus di bidang insfrastruktur rumah. Karena itu kebutuhan warga saya. Tapi tahun depan, kami akan pacu peningkatan pertanian kakao yang sudah ada maupun pembukaan lahan baru,” ujarnya. (*)
Editor: Edho Sinaga





