Cara unik gelar peragaan busana batik di dalam goa

Ilustrasi, pixabay.com
Ilustrasi, pixabay.com

Melibatkan puluhan peragawati, empat di antaranya merupakan model dari Jakarta itu ditampilkan beraneka busana karya 20 desainer lokal dengan berbagai motif batik khas

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Read More

Purbalingga, Jubi –Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah, menggelar peragaan busana batik di dalam goa, tepatnya di Goa Lawa Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja yang selama ini sebagai obyek wisata daerah setempat. Peragaan busana batik itu diakui untuk mempromosikan potensi pariwisata dan batik khas daerah itu.

“Peragaan busana batik  dengan tema Batik in The Cave, Amazing Golaga dalam rangka puncak peringatan Hari Batik Nasional Tahun 2019,” kata sutradara dan desainer Samuel Wattimena, Minggu (27/10/2019)

Baca juga :Kata pemenang lomba HUT Amoye bertajuk pengelolaan sampah

Karawo tampil di “Couture New York Fashion Week”

Samarinda Pecahkan Rekor Merangkai Manik-Manik

Peragaan busana yang melibatkan puluhan peragawati, empat di antaranya merupakan model dari Jakarta itu ditampilkan beraneka busana karya 20 desainer lokal dengan berbagai motif batik khas Purbalingga.

Sebelum berlenggak-lenggok di Balai Pertemuan Agung yang berada di dalam Golaga, para peragawati itu juga memeragakan busana batiknya dengan menuruni anak tangga yang merupakan pintu masuk Goa Lawa termasuk di kafe yang ada di dalam objek wisata tersebut.

Samuel Wattimena mengatakan Goa Lawa sangat bagus, tidak bau, tidak pengap, dan tata cahaya di dalam gua cocok.

“Tidak ada kesulitan karena kita merespons guanya sendiri. Jadi, kita tidak berusaha memindahkan ballroom ke dalam gua, tapi kita memindahkan model dalam ekosistemnya gua,” kata Samuel menjelaskan.

Menurut dia, peragaan busana di dalam gua belum pernah ada sehingga kegiatan tersebut merupakan yang pertama kali di Indonesia.

“Di dunia, saya belum mengecek, tapi rasanya belum karena kalau ada kan kita bisa buka di Google, show in the cave, enggak ada,” katanya.

Dia mengaku kagum dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut melibatkan semua pemangku kepentingan, baik pariwisata, sekolah, pembatik-pembatik di Purbalingga, desainer fesyen lokal, dan seniman lokal.

Sedangkan tujuan kegiatan tersebut sebenarnya untuk menggugah masyarakat guna melihat berbagai potensi di daerah masing-masing dan kemudian diangkat secara bersama.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, mengatakan peragaan batik di alam goa itu sebagai upaya menyuguhkan konsep yang berbeda.

“Artinya, suatu event bagaimana memromosikan batik Purbalingga, kemudian memberikan suguhan fashion show, pameran batik tapi di dalam gua. Saya yakin di tempat lain mungkin tidak ada, ini mungkin pertama kalinya baru terjadi di Purbalingga,” kata Dyah.

Ia berharap Batik in The Cave, Amazing Golaga bisa menjadi kegiatan tahunan dalam rangka memromosikan pariwisata Purbalingga. (*)

Editor : Edi Faisol

Related posts

Leave a Reply