Papua No.1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jayapura, sejumlah pejabat Aparat Sipil Negera (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura sedang gencar mensosialisasikan diri mereka melalui media sosial (medsos) untuk mendapatkan simpati masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw yang sedang menjalani masa-masa kepemimpinannya dua periode ini mengaku hal tersebut sah-sah saja, asalkan pekerjaan rutin atas jabatan yang telah diemban selama ini tidak dikorbankan.
“Kita tidak menghalangi niat mereka, asalkan tidak mengorbankan jabatan dan pekerjaannya saat ini,” ujar Bupati Mathius di Sentani, Minggu (21/2/2021).
Menurutnya, sebagai warga negara memiliki hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Baik nantinya dipilih atau pun sebagai pemilih, sehingga demokrasi yang selama ini dibangun dan dipelihara tetap berjalan dengan baik.
“Kita berharap semua berjalan dengan baik, yang punya niat maju menjadi bupati harus dengan cara-cara yang elegan dan sportif, tidak menjatuhkan lawan politiknya. Semua harus yang terbaik seperti yang sudah kita lalui tujuh hingga delapan tahun lalu,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Hanna Hikoyabi bahwa dalam waktu dekat ada penilaian kinerja dan rolling jabatan yang dilakukan.
“Yang mau maju pilkada maju saja, itu hak sebagai warga negara, tetapi dari penilaian kinerja sebagai pejabat pemerintahan selama ini akan menentukan langkah selanjutnya. Sebab yang dikerjakan adalah bentuk dan wujud nyata pelayanan kita kepada masyarakat,” katanya. (*)
Editor: Kristianto Galuwo






