
Inovasi layanan berbasis andorid itu akan terus disosialisasikan kepada masyarakat melalui media sosial, media elektronik maupun cetak dan brosur brosur.
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jayapura, Jubi – Pengguna aplikasi Noken Panic Button di wilayah Polresta Jayapura Kota meningkat cukup signifikan. Tercatat sejak 2018 lalu pengguna berjumlah 2.000-an member, namun hingga kini mencapai 15.345.
“Peningkatan member itu terjadi karena Kota Jayapura secara terus-menerus mengalami peningkatan keamanan, hal ini dibuktikan dengan adanya sosialisasi dari personel Polresta Jayapura Kota kepada masyarakat agar dapat mendownload dan memiliki aplikasi Noken, “ kata Kapolresta Jayapura Kota, AKB Gustav R Urbinas, senin, (2/3/2020).
Baca juga : Pengembangan SDM aparatur Kampung Enggros lewat aplikasi
Aplikasi e-Filing bantu tingkatkan kepatuhan wajib pajak
Aplikasi ini memberi informasi ketersediaan tempat tidur RSUD Mataram
Gustav menjelaskan aplikasi itu sangat penting bagi masyarakat, dan wajib mendownload agar setiap keluhan maupun pengaduan masyarakat dapat direspon jajaran Polresta Jayapura Kota dengan cepat.
Selain itu, keberadaan Jayapura yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini dikenal juga sebagai kota barometer Kamtibmas di Provinsi Papua. Tak jarang berbagai persoalan kriminalitas yang kompleks seringkali terjadi dan meresahkan masyarakat.
“Maka aplikasi noken itu memudahkan komunikasi dalam pelayanan kepada masyarakat, itu langkah inovasi pelayanan publik kepolisan kepada masyarakat Kota Jayapura,” kata Gustav menjelaskan.
Inovasi layanan berbasis andorid itu akan terus disosialisasikan kepada masyarakat melalui media sosial, media elektronik maupun cetak dan brosur brosur. Tujuannya aplikasi noken itu sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Dalam hal ini pelayanan cepat aparat kepolisian terkait berbagai pengaduan masyarakat,”katanya.
Aplikasi Noken bisa didapat dengan mudah. Caranya dengan mendonwload di playstore melalui handphone android milik masing-masing warga, selanjutnya mengisi data diri. Hingga kini aplikasi itu tetap berjalan dibantu oleh operator-operator handal polisi wanita yang ada di Polresta Jayapura Kota. Selain itu Polresta Jayapura Kota bekerja sama bersama operator ojek online sebagai agen informasi. (*)
Editor : Edi Faisol





