Warga Sampang nekat langgar protokol kesehatan mandikan jenazah kerabat

papua
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Pamekasan, Jubi –  Warga Desa Apa’an, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menolak pemakaman jenazah corona menggunakan protokol kesehatan. Mereka menilai pemulasaran menggunakan protokol corona belum dapat menyucikan jenazah.

Read More

“Kami sudah menyarankan agar jenazah dimakamkan menggunakan protokol. Fenomena penyakit terjadi karena masyarakat belum memahami betapa dahsyatnya virus corona ini menyebar,” kata Anggota Gugus Tugas Covid-19 Sampang, Asrul Sani, Selasa (4/8/2020).

Baca juga : Penganiaya petugas pemakaman jenazah ditangkap

Penolak pemakaman jenazah Covid-19 ditangkap polisi

Silwanus: Masyarakat jangan takut soal pemakaman jenazah Covid-19

Kerabat yang meninggal berstatus warga Kota Malang. Ia seorang ibu rumah tangga berumur 33 tahun. Selama beberapa pekan, ibu tersebut dirawat di rumah sakit di Kota Malang. Sementara suaminya merupakan asli penduduk Kabupaten Sampang.

Asrul menyatakan akan menindaklanjuti peristiwa tersebut dengan melakukan pemantauan kepada keluarga dan tetangga sekitar, terutama yang ikut melakukan proses pemandian dan pemakaman.

“Akan kita pantau siapa saja yang ikut memandikan jenazah, kalau ada gejala, kami segera mengambil tindakan,” kata Asrul menambahkan.

Asrul meminta kepada semua masyarakat ikut menjadi bagian dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona. Satu di antaranya yakni mematuhi aturan yang ada. Sehingga penularan virus corona bisa dapat diminimalisir.

“Penyakit ini masih ada, makanya tetap waspada. Cara dengan mengikuti protokol kesehatan, agar kita bisa terhindar dari penyebaran virus corona,” katanya.

Memandikan jenazah dilakukan karena suami mendiang tidak tahu apakah istrinya sudah melewati proses pemulasaran jenazah semestinya yang dilakukan pihak rumah sakit. Keraguan itulah yang mengantarkan suaminya untuk menolak pemakaman menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

Pihak keluarga lantas mengambil alih jenazah dari tangan petugas. Peti lantas dibongkar dan jenazah dimandikan ulang.

Kejadian ini disaksikan sejumlah pihak, mulai dari kepolisian, TNI, dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Sampang. Tim Gugus bukan berarti membiarkan jenazah dimakamkan tanpa menggunakan protokol. Saran dan masukan sudah disampaikan hingga manfaat dan mudaratnya. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

 

Related posts

Leave a Reply