Warga Pertanyakan Rencana Relokasi Perumahan Untuk Pengembangan Bandara Wamena

Pembangunan terminal penumpang baru Bandara Wamena yang masih dalam tahap pengerjaan. Jubi/Islami
Pembangunan terminal penumpang baru Bandara Wamena yang masih dalam tahap pengerjaan. Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Rencana pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk melakukan pengembangan Bandara Wamena terus dilakukan, selain melakukan perpanjangan runway kebutuhan lain pun akan dilakukan.

Baik untuk parkir kendaraan penumpang maupun taxi way menjadi bagian dari pengembangan Bandara Wamena, sehingga tidak sedikit bangunan yang akan menjadi dampak seperti halnya rumah-rumah milik warga di seputaran Jalan Trikora dan Gatot Subroto.

Rencana merelokasi rumah milik warga pun muncul yang berdekatan dengan Bandara, sehingga cukup meresahkan dan membuat warga sekitar kebingungan.

Namun rencana tersebut menurut salah satu warga yang ditemui Jubi mempertanyakan keinginan pemerintah daerah Jayawijaya merelokasi tempat tinggal mereka.

“Belum ada pemberitahuan jelas dari pemerintah daerah setempat, memang kami dengar rumah kami akan digusur untuk pengembangan Bandara, seharusnya ada pembicaraan dulu dengan pemilik ulayat maupun rumah warga lainya,” katanya.

Warga lainya yang enggan dinamakan di mana rumahnya yang berada di Jalan Trikora ketika ditemui Jubi menjelaskan, jika memang akan dilakukan relokasi, pemerintah harus menyiapkan tempat baru.

“Kalau mau mau direlokasi, harus bicara baik-baik dulu. Lalu, masa mau dibayar sesuai harga awal tanah yang kami tempati, terus bangunannya tidak dihitung kah…,” Tanya warga.

Namun rencana relokasi perumahan warga yang ada di sepanjang jalan Trikora dan Gatot Subroto guna mengembangan areal dan peningkatan status Bandara Jayawijaya masih dalam perencanaan jangka panjang.

Sekda Kabupaten Jayawijaya, Yohanis Walilo ketika ditemui wartawan beberapa pekan lalu mengatakan, untuk peningkatan dan pengembangan areal bandara Jayawijaya menjadi naik kelas maka akan dibutuhkan areal yang begitu besar.

“Saya pikir kalau lokasi itu memang ada wacana kalau ada Relokasi untuk Run Way, pararel Taxi Way,” ungkap Walilo.

Dikatakan, rencana relokasi tersebut masih dalam perencanaan panjang, dimana pemerintah Kabupaten Jayawijaya masih menunggu kejelasan pagu anggaran bantuan dari pusat.

Dijelaskan, untuk perencanaan relokasi lokasi tersebut belum dapat dilaksankan pada tahun ini atau tahun depan namun pada dasarnya relokasi lokasi tersebut akan direlokasi, namun dalam jangaka waktu yang pajang dan bertahap.

Dtambahkan, pemerintah Kabupaten Jayawijaya telah melakukan sosialisasi secara lisan kepada masyarakat yang ada di lokasi tersebut, selain itu pemerintah Kabupaten juga akan memberikan kompensasi kepada masyarakat yang mendiami lokasi yang akan di relokasi tersebut.

“Kompensasi memang tetap ada, tetapi kita akan lihat lagi harga bangunan awal yang warga tempati sekarang,” katanya. (Islami)

Related posts