
Jayapura, Jubi – Lima mahasiswa semester delapan dari kampus Sekolah Ilmu Komunikasi (Stikom) Muhammadiyah magang di kantor redaksi Koran Harian Jujur Bicara (Jubi) dan arsip.jubi.id. Keempat mahasiswa langsung diterima oleh redaktur pelaksana, Dominggus Mampioper pada Senin, (16/2/2015) di Waena, Jayapura.
Setelah menerima kelima mahasiswa peserta magang tersebut, Dominggus langsung memberikan arahan singkat tentang sejarah Jubi dan apa saja yang menjadi prioritas Jubi dalam pemberitaan sebagai media advokasi yang ada di tanah Papua.
Mampioper mengatakan, dirinya sangat senang dengan kedatangan lima mahasiswa dari Stikom ke Jubi. “Wah, saya sangat senang. Karena selain mereka melakukan magang di sini, mereka juga bisa mengaplikasikan pengetahuan yang didapat di kampus,” katanya.
Selain itu, kata Mampioper, di Papua hari ini membutuhkan wartawan. Dengan kedatangan empat mahasiswa ini, jelas menunjukkan ketertarikan generasi muda untuk menjadi wartawan di Papua.
“Apalagi kita di Papua ini sangat membutuhkan wartawan orang asli Papua,” tambah Mampioper.
Sementara itu, Agus Pabika, salah satu peserta magang mengatakan sangat senang bisa magang di kantor Jubi yang merupakan salah satu Koran Harian yang dimiliki oleh orang asli Papua sendiri. Dan berkesempatan untuk magang di kantor Jubi.
“Saya sangat senang bisa magang di sini. Karena saya bisa banyak belajar dari wartawan-wartawan senior. Dan juga bisa memacu semangat saya untuk lebih mengenal dunia jurnalistik yang selama ini saya kenal melalui teori di kampus dengan penerapannya di lapangan,” ungkap Agus.
Peserta magang lainnya, Hendrikus Bobii mengatakan dirinya sangat senang bisa magang di Jubi. Karena sudah lama mengikuti pemberitaan di Jubi.
“Saya pertama disuruh untuk magang di kantor redaksi salah satu harian lokal lainnya, tapi saya tolak dan lebih memilih Jubi. Karena Jubi adalah media yang selama ini saya ikuti pemberitaannya. Dan ini adalah mimpi saya untuk magang di Jubi. Sehingga saya bisa melihat lebih dekat tentang Jubi,” katanya.
Kelima mahasiswa yang magang di Jubi adalah Hendrikus Bobii, Yunus Kamo, Aktovianus Itlay dan Agustinus Pabika dan Peleria Singpangki. (Arnold Belau)