Publik AS galang dana Rp12 miliar untuk nenek Asia korban kekerasan rasial

Rasisme Papua
Foto ilustrasi. - pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Warganet beramai-ramai menggalang dana hingga mencapai US$873 ribu atau setara Rp12 miliar untuk membantu pengobatan seorang lansia Asia bernama Xiao Zhen Xie, berusia 75 tahun. Xiao Zhen Xie sebelumnya menjadi korban kekerasan rasial di San Francisco, Amerika Serikat. Dana tersebut terkumpul melalui kampanye virtual di situs GoFundMe yang digagas oleh cucu dari nenek tersebut, John Chen.

Read More

Dalam keterangannya, Chen menjelaskan dana yang terkumpul dari petisi virtual ini akan digunakan untuk biaya pengobatan neneknya usai menjadi korban serangan rasial pada 17 Maret lalu.

“Dia membela diri sendiri dari serangan itu. Namun, dia sekarang mengalami luka serius karena kedua matanya menghitam dan tak berhenti mengeluarkan darah. Lengannya juga bengkak,” tulis Chen di situs GoFundMe itu.

Chen menjelaskan bahwa neneknya tak hanya menderita secara fisik, tapi juga mental. Saat ini, neneknya ketakutan untuk keluar rumah karena trauma.

“Meski dia punya asuransi kesehatan yang meliputi kebutuhan dasar, masih banyak biaya medis lain yang harus ia tangani sendiri. Dia juga menderita kanker dan diabetes selama 10 tahun belakangan,” tulis Chen.

Baca juga : Pertama dalam 17 tahun, Amerika hukum mati warga kulit hitam

Kekerasan rasial, warga AS ini beli lahan untuk penampungan

Majalah pembuat gambar rasial di Prancis menuai kutukan publik

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk biaya medisnya, terapi, juga tagihan lainnya. Kami berterima kasih untuk semua yang mendonasikan uang dan mendukung keluarga saya melalui masa trauma ini.

Tercatat nenek Xiao Zhen Xie, menjadi korban kekerasan oleh pria bernama Steven Jenkins pada Rabu pekan lalu. Kepolisian San Francisco menyatakan bahwa Jenkins sebenarnya sedang lari dari kejaran aparat setelah ia diduga menyerang seorang pria Asia berusia 83 tahun.

Saat sedang dikejar aparat, Jenkins memukul mata Xie. Sang nenek pun berupaya melawan, tapi tak ada yang mengerti perkataannya karena ia menggunakan bahasa Mandarin.

Berdasarkan terjemahan dari video yang beredar di internet, Xie berkata sambil menunjuk seorang pria menggunakan tongkatnya, “Dia memukul orang. Dia menyerang saya. Dia menyerang saya.”

Jenkins kemudian dibawa ke Tahanan San Francisco atas tuduhan penyerangan yang menyebabkan luka tubuh dan dua gugatan terkait penyerangan terhadap lansia. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Related posts

Leave a Reply