Presiden Kaledonia Baru yang baru dari parpol pro-kemerdekaan

Anggota Partai Union Nationale pour l'Independance (UNI), Louis Mapou, telah terpilih sebagai Presiden Kaledonia Baru. - AFP or licensors

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nouméa, Jubi – Setelah lima bulan tanpa presiden, capres diajukan yang FLNKS, Louis Mapou, anggota UNI-Palika telah terpilih sebagai Presiden Pemerintah Kaledonia Baru.

“Ini adalah suatu kehormatan dan tanggung jawab yang berat”, ungkapnya kepada media lokal setelah ia terpilih di Nouméa.

Read More

Dia terpilih sebagai kepala pemerintahan kolegial multi-partai yang beranggotakan 11 orang dengan suara 6-4, mengalahkan capres dan mantan Presiden, Thierry Santa, satu menteri abstain.

Meskipun gerakan pro-kemerdekaan sudah memiliki kursi mayoritas 6-5 di pemerintahan kolegial itu sejak pemerintah sebelumnya kolaps, akibat persaingan antara Mapou dan kandidat dari parpol UC, Samuel Hnepeune seri 3-3, keputusan ini ditunda selama berbulan-bulan. Sekarang UC, juga partai pro-kemerdekaan, telah beralih untuk mendukung Mapou dan Hnepeune telah mengumumkan pengunduran dirinya.

Laki-laki berusia 62 tahun itu mengambil alih kepemimpinan Kaledonia Baru hanya beberapa bulan sebelum referendum ketiga dan terakhir wilayah itu untuk merdeka yang diatur oleh kesepakatan Nouméa.

Akhirnya pekan lalu, 11 menteri Kaledonia Baru tadi dipanggil oleh Komisaris Tinggi Prancis untuk bertemu Kamis ini dan diminta agar berusaha, untuk kali kelima, dan memilih presiden.

Sejak Februari, belum ada pemerintahan yang dibentuk dengan tepat karena dalam empat upaya sebelumnya, tidak ada capres yang bisa mendapatkan minimal enam suara.

Namun, pekan lalu partai-partai pro-kemerdekaan, yang menguasai enam kursi, sepakat menarik pencalonan Samuel Hnepeune dan bersatu untuk memilih Louis Mapou.

Pemerintah sebelumnya kolaps pada Februari lalu, setelah partai-partai pro-kemerdekaan mengundurkan diri karena kebijakan terkait tambang nikel di negara itu. Dalam pemilihan berikutnya, untuk pertama kalinya Kongres Kaledonia Baru memiliki mayoritas menteri dari sisi pro-kemerdekaan. (PACNEWS/RNZ Pacific)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Related posts

Leave a Reply