Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,
Merauke, Jubi – Program Polisi Wanita (Polwan) mengajar di sekolah-sekolah, rutin dilaksanakan. Untuk hari ini, para Polwan menyebar di dua sekolah yakni SMP/SMA Satu Atap (SATAP Wasur serta SD Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) St. Theresia Buti.
Untuk kali ini, Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Taufiq Irpan Awaluddin turun langsung sekaligus memantau dari dekat metode mengajar yang dilakukan Polwan.
“Saya minta agar Polwan harus cepat beradaptasi dengan siswa-siswi dan menerapkan metode belajar mengajar lebih baik dan sederhana. Sehingga cepat ditangkap anak didik,” pinta Kapolres, Jumat (25/11/2016).
Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, program Polwan mengajar ini, sudah berjalan sejak beberapa bulan di Kabupaten Merauke yang merupakan terobosan Kapolda Papua. “Ini dengan tujuan agar semua orang termasuk siswa-siswi dapat mengenal secara dekat polisi. Salah satu cara adalah program masuk sekolah,” katanya.
Sementara Kasat Narkoba Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP), Nuryanti yang juga sebagai koordinator Polwan mengaku, beberapa materi diberikan kepada siswa-siswi baik di tingkat SD-SMA seperti nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bahaya narkoba serta lain-lain.
“Kami berterimakasih kepada para guru maupun anak didik di setiap sekolah, karena memberikan respon sangat positif. Bahkan, mereka bersemangat mengikuti proses belajar mengajar selama beberapa jam,” tuturnya.
Kepala Sekolah SMP/SMA SATAP Wasur, Sergius Womsiwor memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Polwan dengan masuk di sekolah-sekolah.
“Kita mengharapkan agar program dimaksud terus berjalan dan tidak hanya sekali datang, tetapi dijadwalkan secara rutin. Anak-anak didik disini, sangat bersemangat dengan kehadiran Polwan hari ini,” ujarnya. (*)





