Papua No.1 News Portal | Jubi
Port Vila, Jubi – Perdana Menteri (PM) Vanuatu, Bob Loughman, akan secara sukarela menerima dosis pertama vaksin Covid-19 yang akan diluncurkan untuk melindungi masyarakat dari cengkeraman virus Corona.
Saat mengumumkan hal tersebut dalam acara serah terima kedatangan batch pertama dengan 24.000 dosis vaksin Covid-19 dari AstraZeneca, Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Juru Bicara semua hal terkait Covid-19, Russel Tamata, mengatakan kampanye peluncuran vaksinasi akan dimulai bulan depan.
Dalam pidatonya, PM juga mengimbau agar masyarakat yang memenuhi persyaratan juga ikut menerima vaksin. Orang-orang harus menerima vaksin lebih awal untuk melindungi diri mereka sendiri dan keluarga mereka, bukannya nanti, ketika sudah terlambat, tegasnya.
“Kita tidak boleh menunggu sampai ada penularan di masyarakat. Kita tidak boleh menunggu sampai terlambat.”
Tahap pertama peluncuran vaksin di Vanuatu diperuntukan bagi tenaga kesehatan dan staf garis depan lainnya seperti staf pengawas perbatasan, pengemudi angkutan umum, staf fasilitas karantina, orang lansia, dan mereka yang memiliki gangguan kesehatan bawaan.
Gelombang pertama dari 24.000 dosis vaksin yang telah tiba akan digunakan untuk memvaksinasi 20% populasi Vanuatu yang masuk dalam kategori yang dianggap paling berisiko, seperti yang dijabarkan di atas. (Daily Post Vanuatu)
Editor: Kristianto Galuwo






