Pilkada Makassar diwarnai penusukan hingga pembakaran

Papua-pilkada-2020
Pilkada Serentak 2020 - Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Makassar, Jubi – Pemilihan kepala daerah Kota Makassar diwarnai  penusukan dan pemabakaran Pos Koordinasi calon. Tercatat penusukan terjadi saat empat Paslon debat publik yang digelar KPU di salah satu stasiun televisi swasta bilangan Palmerah, Jakarta Barat.

Read More

Laki-laki berinisial MM, pendukung paslon nomor urut dua, Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando ditikam orang tak dikenal. Terjadi saat yang bersangkutan hendak menuju lokasi debat kandidat di studio salah satu televisi swasta, Sabtu, (7/11/2020). MM kini dirawat di rumah sakit.

Empat hari kemudian, peristiwa berikutnya terjadi dan masih berkaitan dengan Pilwalkot Makassar pos relawan Paslon nomor urut 1, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi yang terletak di perempatan jalan La Maddukelleng dan jalan Maipa, Makassar terbakar pada Selasa dini hari (10/11/2020).

Baca juga : Pilkada 2020, Wali kota Risma dilaporkan

Pandemi korona jangan dijadikan alasan tunda Pilkada 2020

Pengamat sebut akan banyak buzzer dalam Pilkada 2020

Polisi menemukan botol yang diduga sisa molotov. Namun kepolisian masih melakukan pendalaman untuk sebelum mengambil kesimpulan.

Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin, Sukri menilai kondisi itu sebagai kondisi tensi Pilkada Makassar sudah meninggi. Persaingan kian ketat memicu terjadinya pergesekan antar pendukung dan simpatisan di lapangan kian membesar.

“Semakin dekatnya hari pemungutan suara, waktu para kandidat untuk meyakinkan masyarakat semakin pendek. Mulai ada gambaran tentang kecenderungan potensi posisi elektabilitas masing-masing kandidat, membuat kondisi persaingan akan terus ketat dan upaya masing masing kandidat akan makin intensif,” kata Sukri.

Sukri minta para kandidat dan elite politik untuk mengingatkan para pendukung dan simpatisannya agar menjaga suasana tetap kondusif. Terlebih, Polrestabes Makassar sudah pernah menyatakan bahwa Pilkada Makassar termasuk wilayah zona merah yang rawan terjadi konflik.

“Sebaiknya proses pilkada tidak dijadikan ajang untuk bersaing menimbulkan konflik yang destruktif namun seharusnya menjadi ajang mempersaingkan visi misi terbaik dan realible agar rakyat dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik,” kata Sukri menjelaskan.

Tercatat ada empat pasangan calon yang berkontestasi di Pilkada Kota Makassar 2020. Mereka adalah Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi dengan nomor urut 1, Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando dengan nomor urut 2. Kemudian, Syamsu Rizal- Fadli Ananda dengan nomor urut 3 dan Irman Yasin Limpo-Andi Muhammad Zunnun Armin NH dengan nomor urut 4. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Related posts

Leave a Reply