Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua
Wamena, Jubi – Petrus Hubi, Ketua DPC PDI Perjuangan Jayawijaya, menyatakan siap maju dalam pencalonan bupati Jayawijaya pada Pemilukada serentak pada 2018.
“Saya rencanakan bahwa suatu saat saya harus menjadi pemimpin di daerah ini untuk merubah kondisi dan membangun rakyat di daerah ini ke arah yang lebih baik,” kata Petrus Hubi, yang mengaku telah merencanakan sejak lama atas niatnya tersebut, di Wamena, Rabu (14/6/2017).
Atas niat tersebut, Petrus menuturkan telah meminta mendapat restu dari tua-tua adat. “Begitu juga ke honai-honai adat besar di lembah Balim, sehingga pada 11 Februari 2017 saya nyatakan keinginan ini ke publik,” ucap mantan anggota DPRD Jayawijaya periode 2009-2014 itu.
Meski Petrus Hubi juga menjabat ketua partai, ia menyatakan tetap terbuka memberikan peluang kepada semua kader PDI Perjuangan Jayawijaya untuk maju menyalurkan hak politiknya, dan mendaftar di PDI Perjuangan sesuai mekanisme partai.
Ketua tim pemenangan, Costan Elopere menjelaskan, dukungan tim dan relawan yang terbentuk dinamakan Petrus Bani Balim (PBB). Menurutnya, kata Bani adalah turunan atau anak bangsawan yang pada setiap suku ada di pundak masing-masing.
“Bani dipetik dari Alkitab yang kita bawa dengan visi mengembalikan masyarakat Balim yang berbudaya. Hingga kini tim relawan telah terjaring di 34 distrik dari 40 distrik,” katanya.
Di sisi lain wakil ketua relawan Petrus Bani Balim, Agustinus Siep mengaku tim ini lahir dari dinamika warna kehidupan yang saat ini terjadi di lembah Balim.
“Saya kira orang Balim juga merasakan apa yang sebenarnya menjadi nilai hakikat orang Balim, yang saat ini mulai terkikis. Untuk itu kami hadir bersama tim, di mana kami juga ingin melibatkan mahasiswa dan pemuda Jayawijaya untuk sama-sama memberi respon lebih baik terhadap pembangunan di Jayawijaya,” jelasnya. (*)
