Papua No.1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura berjanji memperkuat fungsi dan peranan pemadam kebakaran. Mereka merasakan keberadaan pasukan pemadaman sangat dibutuhkan pada situasi darurat. Salah satunya saat kebakaran terhadap gedung Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Jayapura, Sabtu malam.
“Kendaraan operasional (mobil pemadam) hanya tersisa satu, dan dalam kondisi tidak normal (rusak). Bagaimana bisa mengantisipasi (memadamkan) kebakaran kalau kondisinya seperti itu,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Hanna Hikoyabi, Senin (23/11/2020).
Dia melanjutkan pegawai pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Jayapura juga jarang berkantor. Kunci mobil pemadam bahkan sering dibawa pulang oleh pegawai.
“Itu menyulit kerja mereka sendiri saat menghadapi situasi genting, belum lagi minimnya ketersediaan air (sumber air untuk memadamkan api). Kami akan evaluasi dan benahi semuanya agar pelayan menjadi lebih baik,” jelas Hikoyabi.
Hikoyabi memahami kekecewaan masyarakat terhadap kinerja pemadam kebakaran selama ini karena memang sesuai kenyataan. Namun, dia berjanji akan melengkapi regu pemadaman kebakaran mereka dengan fasilitas memadai. Kesiapsiagaan tersebut dibutuhkan, apalagi menjelang dan selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021.
Kepala Bidang Pelayanan Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura Felix Ibo mengaku pengajuan untuk pembenahan sarana mereka tidak pernah digubris tim anggaran. “Kami usulkan pengadaan kendaraan dan fasilitas lain sejak empat tahun lalu, tetapi tidak direspon.” (*)
Editor: Aries Munandar






