Papua No.1 News Portal | Jubi
Manokwari, Jubi – Animo putra dan putri asli Papua untuk mengikuti seleksi Bintara Noken Polri di Polda Papua Barat membludak.
Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Maxsi Nelson Ahoren di Manokwari, mengatakan bahwa hingga 16 Maret 2021 (hari ini), data permohonan rekomendasi yang diterima berjumlah 1.692 untuk tiga kabupaten diantara Manokwari, Pegaf dan Mansel.
“Ini baru tiga kabupaten yang masukkan permohonan rekomendasi,” kata Ahoren.
Dia mengatakan, 1.692 permohonan rekomendasi itu terdiri dari 1.118 kategori A (Bapak dan Ibu asli Papua), 80 kategori B (Ibu asli Papua) dan 494 kategori C (lahir dan besar di Papua).
“1.692 dari tiga kabupaten itu, panitia sudah melakukan verifikasi terhadap 900 berkas permohonan,” katanya.
Dia menjelaskan, bahwa verifikasi berkas permohonan di 10 kabupaten/kota lainnya secara teknis tim kerja MRPB akan melakukan rapat bersama panitia daerah (panda) Polda Papua Barat pada Kamis mendatang.
“Hari Kamis ada pertemuan dengan Panda Polda Papua Barat, kami akan membahas tentang tatacara pelaksanaan penerimaan di tingkat kabupaten/kota melalui Polres jajaran,” ujar Ahoren.
Dia berharap hasil verifikasi berkas permohonan rekomendasi MRPB nanti disesuaikan dengan kuota (jatah) setiap Polres
“Intinya kami sesuaikan dengan kuota Polres jajaran Polda Papua Barat,” kata Ahoren.
Sebelumnya, juru bicara Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwidi, mengatakan bahwa berdasarkan Surat Telegram Kapolda Papua Barat Nomor: ST/50/III/DIK.2.1/2021 tanggal 9 Februari 2021 ditujukan kepada Polres jajaran untuk mensosialisasikan penerimaan Bintara Polri jalur afirmasi Otsus 2021 (Bintara Noken Polri).
“Penerimaan Bintara Noken Polri 2021 dengan kuota didik sebanyak 1.500 orang terdiri dari 1.400 calon bintara pria dan 100 calon bintara wanita (Polwan),” ujar Adam Erwindi dalam siaran persnya. (*)
Editor: Edho Sinaga






