Pemkab Jayawijaya kembali perketat jalur transportasi udara

Covid-19 Papua
Foto ilustrasi, pandemi Covid-19 di Tanah Papua - Jubi/ Leon

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya akan kembali memperketat jalur transportasi udara ke wilayah tersbut. Kebijakan ini menyusul ditemukan dua kasus baru positif Covid-19 setelah sebelumnya penambahan kasus Covid-19 di kabupaten di pegunungan Papua ini sempat menyentuh angka nol.

“Sebelumnya sempat menyentuh angka nol. Untuk menekan lonjakan warga terpapar Covid-19, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan terus memperketat pengawasan warga yang masuk ke Jayawijaya melalui jalur udara,” kata Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, kepada wartawan di Kantor Bupati Jayawijaya, di Wamena, Kamis (17/9/2020).

Read More

Dua pasien baru tersebut, kata Banua, merupakan warga yang memiliki riwayat perjalanan dari luar Papua. Keduanya saat ini tengah menjalani perawatan dan karantina.

Untuk pengawasan jalur darat dari Jayapura melalui Yalimo, imbuh Banua, Pemkab Jayawijaya telah berkoordinasi dengan Pemkab Yalimo yang telah menempatkan petugas untuk mengawasi masuknya warga masyarakat melalui jalur darat.

“Warga yang akan melintas dari Jayapura ke Yalimo dan Wamena diwajibkan menggunakan surat jalan. Akses masuk ada di Yalimo, karena saat ini lebih banyak orang yang ingin ke wilayah pegunungan masuk lewat Yalimo,” katanya.

Baca juga: Pemkab Yalimo berangkatkan tim ke Distrik Benawa

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yalimo melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Yalimo, Isak Yando, mengatakan tidak benar jika Pemkab Yalimo tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawab terkait penanganan pandemi Covid-19 di wilayah itu.

“Hari ini kami kami buktikan dengan memberangkatkan Tim Terpadu Kabupaten Yalimo ke Distrik Benawa untuk upaya penanggulangan Covid-19. Kami memeriksa kendaraan yang membawa minuman keras dari Jayapura menuju Kabupaten Yalimo dan wilayah Lapago,” kata Isak Yando, seperti yang tertuang dalam rilis pers yang diterima Jubi di Jayapura, Rabu (16/9/2020).

Distrik Benawa merupakan distrik pertama akses masuk dari Jayapura ke Yalimo.

Lebih jauh Sekda Yalimo mengatakan untuk kenyamanan bersama, pihaknya minta pemerintah kabupaten di wilayah Lapago juga ikut turun tangan membantu mengawasi jalur transportasi ini karena jalan tersebut berstatus jalan nasional.

“Pemerintah Provinsi Papua juga harus turun tangan karena jika hanya mengandalkan Kabupaten Yalimo tentu kami punya kemampuan terbatas. Mari kita bersama-sama menjaga jalur transportasi tersebut,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Related posts

Leave a Reply