Papua No. 1 News Portal | Jubi,
Jayapura, Jubi – Perhimpunan Ahli Ilmu Faal Olahraga Indonesia (PAIFORI) siap bermitra dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua dalam menyiapkan atlet-atlet terbaik yang siap membela Papua di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020.
"PAIFORI Papua siap bekerjasama dengan KONI Papua dibidang penerapan ilmu dan tehnologi mutakhir jika dibutuhkan," kata Ketua PAIFORI Papua, Daniel Womsiwor, S.Pd. M.Fis AIFO kepada Jubi, Rabu (29/11/2017).
Womsiwor menyampaikan pernyataan Gubernur yang juga ketua umum KONI Papua, Lukas Enembe bersama wakilnya Klemen Tinal saat pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan sekaligus Musyawarah Provinsi (Musorprov) KONI Papua sangat jelas arahnya dan patut didukung seluruh elemen olahraga.
Gubernur butuh tenaga yang ilmiah dan profesional serta fokus membangun olahraga prestasi. PAIFORI, kata Daniel adalah lembaga profesi di bidang kedokteran olahraga untuk membantu para atlet dalam meningkatkan prestasi maksimalnya.
Termasuk membantu para pelatih dalam menyusun program periodisasi latihan harian, mingguan, bulanan hingga siklus tiga tahun menuju PON 2020.
Tugas pelatih sebagai pelaksana program yang disiapkan oleh bidang pembinaan prestasi (binpres). Jika binpres salah buat program, tidak mungkin atlet meraih prestasi maksimal atau juara.
Womsiwor yang sedang menyelesaikan program doktornya pada jurusan ilmu faal olahraga (S3) di Universitas Udaya, Bali menegaskan, semoga pernyataan gubernur terbukti serta bisa diterjemahkan kepengurusan KONI Papua masa bhakti 2017-2021.
Ferdinand Fairyo, mantan atlet sepak bola menegaskan olahraga tidak lagi berdasarkan pengalaman sebagai atlet atau pelatih jaman dulu, tetapi harus mengikuti zaman modern saat ini yang sudah selangkah maju mengikuti Iptek.
"Kalau perlu revolusi dalam tubuh KONI dengan menghadirkan pemikir-pemikir ilmiah yang jago dibidangnya atau cabor untuk mampu menghentakan olahraga dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) terbaru," tegas Nando. (*)





