MP lokal berbelasungkawa atas tragedi MV Taimareho

Kapal penumpang MV Taimareho. - Turkish Maritime News
Kapal penumpang MV Taimareho. – Turkish Maritime News

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Honiara, Jubi – Puluhan orang masih hilang di lautan lepas setelah kapal MV Taimareho yang dicarter dapil West Are Are diterjang gelombang laut akibat Siklon Harold, dalam perjalanan dari Honiara ke Malaita.

Read More

Kapal itu bertolak dari dermaga Honiara pada Kamis (2/4/2020) malam, meski telah diberikan peringatan mengenai cuaca buruk, para penumpang sangat berharap untuk pulang ke kampung mereka masing-masing akibat kekhawatiran Covid-19.

Laporan yang didapatkan oleh Solomon Star menyatakan bahwa kapal itu dihantam gelombang besar antara pukul 02.00 dan 03.00 pada hari Jumat pagi, mengakibatkan tragedi itu.

Direktur pusat koordinasi penyelamatan maritim Kepulauan Solomon, Maritime Rescue Coordination, Jonah Mitau, berkata bahwa menurut kapten MV Taimareho hanya tiga orang yang dipastikan hilang.

Namun, dia mengatakan, jumlah itu terus bertambah setelah berbagai saksi mata mulai angkat suara dan orang-orang menelepon untuk mengecek kerabat mereka.

Mitau berkata proses pencarian dan penyelamatan saat ini sedang bekerja untuk melakukan analisis yang lebih mendalam tentang insiden tersebut.

Laporan yang didapatkan surat kabar, yang belum bisa dikonfirmasikan, oleh kerabat korban yang hilang berkata korban termasuk laki-laki, perempuan, dan anak-anak.

Menanggapi insiden tersebut, Anggota Parlemen (MP) untuk wilayah East Are Are, Peter Kenilorea Junior, mengungkapkan belasungkawanya kepada semua warga yang telah terdampak dari tragedi ini.

“Saya, atas nama daerah pemilihan Are Are Timur menyampaikan belasungkawa tulus dan terdalam saya kepada keluarga dan orang-orang terkasih – saudara dan saudari kita – dari mereka yang hilang dan mereka yang meninggal dunia di tengah lautan.

Menurut RNZ Pacific, 27 orang telah hilang, dan sampai Senin (6/4/2020) pagi, enam mayat telah ditemukan. Sebelumnya, polisi telah mengumumkan mayat tiga perempuan dan dua laki-laki ditemukan di dekat Maka setelah upaya pencarian pada Minggu kemarin. Masih ada 21 orang hilang. Upaya pencarian masih terus berlanjut.

Penyelidikan mengenai insiden tersebut telah dimulai. Dikatakan, salah satu pernyataan utama adalah karena kapten dan awak MV Taimareho tidak mematuhi peringatan keselamatan laut, yang menyarankan kapal untuk tidak melaut karena Siklon Harold. (Solomon Star News)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Related posts

Leave a Reply