Papua No. 1 News Portal | Jubi ,
Jayapura, Jubi – Unit Manager Communication & CSR MOR VIII, Eko Kristiawan, mengatakan konsumsi bahan bakar jenis Pertalite, Pertamax, dan Dexlite terus menunjukkan tren peningkatan secara merata di wilayah operasional MOR VIII Maluku – Papua di periode Agustus 2018.
“Bahan bakar jenis Pertalite naik sebesar 10 persen, Pertamax 18 persen, dan Dexlite 25 persen. Peningkatan konsumsi ini diprediksi akan terus berlanjut seiring pelaksanaan program Berkah Energi Pertamina (BEP),” ujar Eko, melalui release pers kepada Jubi, Selasa (26/9/2018).
Sejak program Berkah Energi Pertamina (BEP) diluncrukan pada Agustus lalu, konsumsi Bahan Bakar Khusus (BBK) di wilayah MOR VIII Maluku–Papua mengalami peningkatan sebesar 14 persen secara kumulatif jika dibandingkan bulan sebelumnya, khususnya produk bahan bakar jenis Pertamax, Pertalite, dan Dexlite, di empat provinsi yakni Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara.
Di wilayah MOR VIII, peningkatan konsumsi Pertalite paling tinggi terjadi di Provinsi Maluku yakni meningkat sebesar 16 persen.
Sementara untuk produk Pertamax, peningkatan sebesar 31 persen terjadi di wilayah Papua, dan peningkatan signifikan Dexlite sebesar 93 persen terjadi di wilayah Maluku Utara.
“Peningkatan konsumsi ini menandakan semakin banyak konsumen cerdas yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan di wilayah Maluku Papua. Dan berharap agar semakin banyak konsumen yang menggunakan bahan bakar berkualitas dan berpartisipasi dalam program Berkah Energi Pertamina,” ujarnya.
Program Berkah Energi Pertamina ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai dari 9 Agustus 2018 dan berakhir pada 31 Juli 2019. Pengundian akan dilaksanakan dalam 3 tahapan periode. Rencana pengundian tahap 1 pada bulan Desember 2018, tahap 2 bulan April 2019, dan pengundian tahap 3 direncanakan bulan Agustus 2019.
Cara mengikuti program undian Berkah Energi Pertamina ini adalah melalui aplikasi MyPertamina yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store dan melakukan registrasi.
“Konsumen mengunggah struk dan bukti transaksi produk Pertamina. Setelah melakukan transaksi secara tunai maupun non-tunai, baik menggunakan kartu debit, kartu kredit, maupun dengan kartu MyPertamina Loyalty & Cashless Payment, para konsumen akan mendapatkan struk pembelian diunggah ke aplikasi MyPertamina,” jelasnya.
Purwanto, seorang pelanggan mengakui baru mengetahui adanya program BEP sehingga dirinya sangat merasa terbantu dengan adanya BEP Pertamina.
“Tak hanya motor saja, tetapi mobil akan saya ikutkan semoga dapat menang,” ujarnya singkat. (*)





