
Jayapura, Jubi – Ketua MSG mempertahankan penunjukan baru Direktur Jenderal (Dirjen) Sekretariat Melanesia Spearhead Group (MSG) meskipun Vanuatu memprotes penunjukan tersebut karena menganggap proses itu tidak sesuai aturan.
Pekan lalu, pemerintah Fiji menegaskan bahwa duta perubahan iklim, Amena Yauvoli, telah dipilih sebagai Dirjen MSG baru. Hal ini dikonfirmasi pada hari Senin oleh ketua MSG, Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasye Sogavare. Namun pemerintah Vanuatu keberatan dengan keputusan ini.
Perdana Menteri Vanuatu Charlot Salwai menulis surat kepada Sogavare dan mengatakan pemilihan Dirjen seharusnya dilakukan saat pertemuan para pemimpin MSG yang dijadwalkan di Port Vila bulan depan.
Tapi Sogavare, Kamis (14/4/2016), kepada Solomon Star mengatakan penunjukan Yauvoli dibuat melalui persyaratan dalam Perjanjian MSG dan menjadi wewenang Ketua MSG setelah berkonsultasi dengan pemimpin MSG.
Ketua MSG juga mengatakan bahwa pengunduran diri tiba-tiba Peter Forau sebagai Dirjen MSG tahun lalu, penunjukan Dirjen menjadi kebutuhan mendesak agar sekretariat bisa berfungsi secara efektif. Sogavare mengatakan ini dilakukan sesuai dengan aturan MSG.
Tur regional Ketua MSG ke negara-negara anggota MSG pada bulan Februari dilaporkan sebagai bagian dari konsultasi sesama pemimpin MSG tentang nominasi Direktur Jenderal. Hasil dari kunjungannya, Mr Sogavare menggambarkan sebuah konsensus yang kuat muncul untuk menunjuk Fiji berperan dalam posisi tersebut.
Laporan media Vanuatu yang menyebutkan konstitusi MSG bisa dilanggar oleh penunjukan baru, Ketuai MSG mengatakan laporan itu tidak benar dan menyesatkan dan berpotensi menyebabkan ketidakharmonisan antara anggota MSG.
Sogavare menegaskan jika ada individu dalam Sekretariat MSG yang terlibat dalam menyesatkan para pemimpin dan publik Vanuatu mengenai hal ini, mereka akan segera ditangani. (*)