Gubernur Inginkan 300 Orang Setiap Tahun Ada Di IPDN

Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen (2 dari kanan) Saat Berbincang Dengan para staf – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe menginginkan setiap tahun minimal ada 300 putra putri Papua yang menempuh pendidikan di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), baik yang ada di Papua maupun di seluruh Indonesia.

Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen kepada wartawan mengatakan untuk mewujudkan keinginan itu, saat ini Gubernur sedang memperjuangkannya.

“Ini keinginan bapak gubernur. Beliau mengharapkan ada pendidikan khusus yang ditampung di kampus IPDN, minimal 300 orang setiap tahun,” kata Hery Dosinaen di Jayapura belum lama ini.

Dalam penerimaan IPDN 2016, ujar Hery, standar kelulusan yang diberikan pusat terlalu tinggi.

“Banyak memang anak anak kita yang tidak bisa. Harusnya Papua ada kekhususan,” ujarnya.

Untuk hal ini, kata Hery, dua tahun lalu Gubernur telah menyurat ke pusat agar Papua ada kekhususan terkait penerimaan Praja IPDN. Sebab pertimbangannya pemerintahan terdepan ada di distrik distrik, sehingga harus ada pamong praja yang bertugas di sana.

Sebelumnya, Tes Kompetensi Dasar (TKD) calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun ajaran 2016 di wilayah Provinsi Papua sudah menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKN) Provinsi Papua Nicolaus Wenda mengatakan untuk tahun ini Tes Kompetensi Dasar (TKD) IPDN diikuti 977 putra putri Papua dari seluruh kabupaten/kota.

“TKD ini akan dilaksanakan dalam tiga gelombang. Pertama akan diikuti sebanyak 300 peserta, kedua 400 peserta dan ketiga 277 peserta,” katanya.

Menurut Wenda, tahun ini Provinsi Papua mendapat kuota 53 orang lebih sedikit jika dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 54 orang.

“Jadi 977 orang yang mendaftar ini akan memperebutkan jatah kuota 53 orang yang dimiliki Provinsi Papua,” ujarnya. (*)

Related posts