Di Merauke, 20.000 telur ayam lokal dijual dalam sehari

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Merauke, Jubi – Manager Marketing PT Havas Telur Mahkota Merauke, David Arinata mengungkapkan, dalam sehari, penjualan telur ayam lokal bisa mencapai 20.000  butir. Selain penjualan oleh pengecer-pengecer, juga perusahaan turun secara langsung.

“Untuk satu rak, kalau telur berukuran besar dijual Rp55 ribu. Jika ukuran kecil, dijual Rp50 ribu/rak.  Harga tersebut, sudah berlaku lama,” ujar David kepada Jubi di salah satu tempat penjualan di Jalan Ahmad Yani, Jumat (25/11/2016).

Telur ayam yang ada, lanjut David, adalah produksi lokal. Bukan didatangkan dari luar daerah. “Kami mempunyai ayam petelur sebanyak 30.000 di daerah Semangga 40 yang setiap hari bertelur. Jumlahnya mencapai ribuan,” ungkapnya.

Selain menjual dalam wilayah Kota Merauke, juga dipasok ke Kabupaten Boven Digoel. Setiap minggu selalu dikirim 120 kardus.  Disana telah ada beberapa pengecer yang sudah siap menjual.

“Kami hanya memasok pakan maupun vitamin-vitamin saja dari luar daerah. Sedangkan telurnya adalah produksi lokal,” tuturnya.

David menjamin jika harga telur menjelang Natal sampai Tahun Baru 2017, dipastikan aman. “Saya memberikan jaminan demikian, karena melihat produksi yang terus berjalan setiap hari. Sehingga dapat dipastikan stok akan tetap mencukupi terus,” katanya.

Seorang pembeli, Marlina (40) menuturkan, harga telur ayam dalam beberapa minggu terakhir, mengalami penurunan, satu rak dijual sekitar Rp55 ribu.

“Kita tetap berharap agar harga telur tetap stabil seperti begini dan tak mengalami kenaikan.  Karena terkadang juga kalau menjelang hari raya, ada kenaikan dan sulit didapatkan,” ungkap dia. (*)

Related posts

Leave a Reply