Papua No. 1 News Portal | Jubi
Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura akan terus memperhatikan fasilitas bagi setiap warganya untuk beribadah, sekaligus memelihara kerukunan antar umat beragama. Bupati Jayapura Mathius Awoitauw juga berharap pembangunan sejumlah rumah ibadah seperti gereja dan masjid di Kabupaten Jayapura akan rampung sebelum ia mengakhiri masa jabatannya.
Hal itu disampaikan Mathius Awoitauw di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (21/11/2020). “Tugas pemerintah memang bukan urus pembangunan rumah ibadah. Akan tetapi, perhatian yang serius harus diberikan bagi umat yang menjalankan ibadah, dengan [memastikan adanya] fasilitas yang baik,” ujar Awoitauw.
Awoitauw menyatakan Kabupaten Jayapura telah ditetapkan sebagai zona integritas kerukunan umat dari berbagai latar belakang agama, suku, dan budaya. Oleh karena itu, fasilitas rumah ibadah di Kabupaten Jayapura harus diperhatikan dengan baik.
Baca juga: FKUB Papua gelar seminar membahas Dokumen Abu Dhabi
Menurut Awoitauw, sejumlah rumah ibadah baru telah dibangun dalam dua periode pemerintahannya. Akan tetapi, hingga kini masih ada sejumlah rumah ibadah yang belum selesai dibangun. Awoitauw berharap semua pembangunan rumah ibadah itu selesai sebelum ia mengakhiri masa jabatannya.
“Saya sudah kunjungi dan memastikan proses pembangunan [sejumlah rumah ibadah]. Walaupun tidak semua, tetapi sebagian besar [pembangunan rumah ibadah memasuki] tahap akhir,” jelasnya.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura, Pendeta Albert Yoku mengatakan pihaknya memberikan perhatian serius kepada kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Jayapura.
“Kami sedang membangun satu sekretariat bersama bagi seluruh kerukunan umat beragama yang ada di [Kabupaten Jayapura]. Selain itu, juga ada pembangunan tugu atau situs kerukunan umat [beragama] di depan pintu masuk Bandara Theys H Eluay,” kata Yoku.(*)
Editor: Aryo Wisanggeni G






