Papua No. 1 News Portal | Jubi
Mamuju, Jubi – Masyarakat di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diminta mengembangkan tanaman aren karena bernilai ekonomis untuk meningkatkan kesejahteraan. Tercatat tanaman aren yang mengahasilkan bahan baku gula merah di Mamuju dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Tanaman aren yang bisa diproduksi menjadi gula merah sangat potensial dikembangkan masyarakat Mamuju, karena menjanjikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata anggota DPRD Sulbar, Hatta Kainang, Rabu, (27/1/2022).
Baca juga : PTP Papua penting melibatkan masyarakat adat menjaga keberlangsungan tanaman sagu
Petani beralih tanam teh dan kopi sebabkan industri jamu krisis bahan
Kopi Dogiyai potensial untuk dikembangkan
Menurut Kainang, sejumlah masyarakat di Mamuju telah mengembangkan tanaman aren yang hasilnya dikembangkan melalui industri rumahan untuk memproduksi gula merah hingga 20 bungkus setiap hari. Masyarakat yang mengembangkan industri rumahan tersebut mampu menjual gula merah hingga 10 bungkus setiap hari dengan harga Rp10 ribu.
“Itu artinya masyarakat mampu berpenghasilan hingga Rp3 juta dari usaha tersebut sehingga usaha sangat menjanjikan dikelola masyarakat lainnya,” kata Kainang menjelaskan.
Ia akan berusaha mendorong pengembangan tanaman aren di Mamuju dengan memberikan bantuan bibit dari pemerintah Sulbar. Selain itu akan membantu permodalan masyarakat yang mengembangkan industri rumahan tersebut agar mampu terus mengembangkan usahanya.
Pemerintah Sulbar juga diharapkan dapat membangun pabrik untuk mengolah produksi gula merah sehingga mampu menjadi produsen gula merah di Indonesia. (*)
Editor : Edi Faisol
