Papua No. 1 News Portal | Jubi
Jakarta, Jubi – Sebuah apartemen di Ikoyi, Nigeria, ambruk pada Senin (1/11/2021) kemarin telah menewaskan setidaknya 16 orang dan beberapa lainnya dilaporkan hilang. Layanan darurat menyebutkan 16 jasad, termasuk asisten pemilik gedung ditemukan di lokasi.
“Sementara itu, 9 orang lainnya juga ditemukan selamat,” kata Wakil Gubernur Lagos, Obafemi Hamzat, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu, (3/11/2021).
Hamzat mengatakan masih ada orang yang terjebak, tapi jumlahnya belum tak diketahui. Namun para pekerja mengindikasikan sekitar 40 orang lebih berada di lokasi saat bangunan runtuh. Angka ini lebih rendah dari angka yang dikatakan saksi, yaitu mencapai 100.
Tim penyelamat terus melakukan pencarian korban dengan menyisir puing-puing gedung itu. Mereka juga bersiap untuk mengangkat bongkahan batu di lokasi sekitar Ikoyi. Alat besar pun dikirim untuk membantu memindahkan puing-puing yang menghalangi salah satu jalan utama Ikoyi.
Baca juga : Korban tewas gedung runtuh di Florida bertambah hingga 64 orang
Ratusan orang di India terjebak dalam gedung runtuh
Puluhan bangunan di Turki runtuh akibat gempa
Keluarga korban yang hilang berkumpul di lokasi kejadian. Beberapa meratap, sementara yang lain membentuk kelompok kecil untuk berdoa agar kerabat mereka selamat.
Kemarahan beberapa orang memuncak saat menuntut agar diizinkan membantu upaya pencarian. Mereka sampai terlibat perkelahian dengan pejabat pemerintah.
Pemerintah negara bagian Lagos telah menunjuk kepala arsitek bangunan untuk melakukan penyelidikan independen tentang penyebab apartemen itu runtuh. Bangunan runtuh sering terjadi di Nigeria karena peraturan kerap dilanggar dan bahan bangunan sering kali di bawah standar.
Pemerintah negara bagian Lagos sendiri telah menutup lokasi pembangunan apartemen itu pada Juni lalu karena gagal memenuhi persyaratan struktural.
Mereka meminta masalah itu diperbaiki terlebih dulu sebelum konstruksi dapat dilanjutkan. Namun, Wagub Lagos tidak mengungkap masalah itu sudah diperbaiki atau belum.
Apartemen mewah seperti yang ambruk ini banyak bermunculan di Ikoyi. Bangunan yang runtuh itu sendiri dibangun pengembang swasta Fourscore Homes, dengan satu unit dijual seharga US$1,2 juta atau Rp17,1 miliar.
Pada Agustus lalu, pengembang proyek dan pemilik Fourscore Homes, Olufemi Osibona, mengatakan bahwa mereka juga sedang membangun gedung di distrik London Peckham dan Hackney. (*)
CNN Indonesia
Edior : Edi Faisol