Bappenda Kabupaten Jayapura optimistis PAD capai target

Papua
Ilustrasi penghitungan pendapatan - Pexels.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Jayapura Teophilus Tegay optimistis pendapatan asli daerah mencapai target, yakni sebesar Rp105 miliar. Tersisa sekitar Rp60 miliar dari target yang harus mereka genjot hingga akhir tahun ini.

“Target PAD (pendapatan asli daerah) 2020 sebesar Rp105 miliar. Akibat dampak pandemi Covid-19, terjadi penurunan (pendapatan) sehingga baru mencapai Rp45 miliar hingga Juli,” kata Tegay, Kamis (6/8/2020).

Read More

Dia melanjutkan realisasi penyerapan anggaran pun mengalami penurunan. Pada Juli, realisasi anggaran yang seharusnya Rp30 miliar, hanya mencapai sekitar Rp13 miliar.

“Kami harus bekerja maksimal agar sisa target PAD sebesar Rp60 miliar dapat terpenuhi pada akhir tahun ini. Jika tidak tercapai, tambahan pendapatan dikembalikan ke kas daerah,” ujar Tegay, yang karib disapa Theo.

Untuk PAD 2021, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura hanya mematok target sebesar Rp100 miliar. Penetapan itu berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), beberapa waktu lalu.

“Tagihan piutang dari wajib pajak bukan hanya (dilaksanakan) pada tahun berjalan, tetapi juga dari tahun-tahun sebelumnya. Oleh sebab itu, perlu ada ektrawaktu dan tenaga untuk melaksanakan tugas ini (menagih piutang pajak),” kata Theo menjelaskan salah satu hasil monev dengan KPK.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Hanna Hikoyabi mengingatkan pentingnya inovasi bagi Bappenda dan setiap satuaan kerja dalam menggenjot PAD. “Kalau target tercapai, perangkat daerah akan mendapat insentif (tambahan pemasukan).” (*)

 

Editor: Aries Munandar

Related posts

Leave a Reply