
Mereka sebelumnya terindikasi positif virus corona jenis baru tanpa gejala
Papua No. 1 News Portal | Jubi
Makassar, Jubi – Sebanyak enam kru KM Lambelu dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah mendapatkan perawatan di RSKD Dadi, Provinsi Sulawesi Selatan, sejak 20 April 2020. Mereka sebelumnya terindikasi positif virus corona jenis baru tanpa gejala.
“Kru KM Lambelu dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah hasil pemeriksaan swab yang dilakukan sebanyak dua kali berturut-turut dan menunjukkan hasil yang negatif,” kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro, di sela penjemputan kru kapal oleh perwakilan PELNI di Makassar, Senin, (4/5/2020).
Baca juga : Awak kapal terpapar Covid-19, Pelni akan karantina KM Dorolonda
Belasan awak kapal Kelud positif Covid-19
Waspadai cacar monyet, petugas kesehatan periksa awak kapal
Dia mengatakan, keenam kru tersebut kini sedang proses kepulangan menuju Jakarta. Selaku manajemen, Yahya berterima kasih pada tim medis RSKD Dadi yang telah merawat seluruh kru KM Lambelu.
“Kami saat ini masih memantau perkembangan kesehatan dan menunggu hasil pemeriksaan swab untuk 19 kru lainnya yang masih mendapatkan perawatan di RSKD Dadi,” kata Yahya menambahkan.
Selain itu, lembagnya akan terus memantau perkembangan dua kru KM Lambelu yang sedang dalam perawatan di dua rumah sakit lainnya.
“Manajemen akan terus mengawasi dan memperhatikan perkembangan kesehatan seluruh kru, baik yang sudah dinyatakan sembuh maupun yang kini masih dalam masa pemulihan,” katanya.
Pemeriksaan swab juga dilakukan terhadap 66 kru KM Lambelu yang menjalani masa isolasi di atas kapal. Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang kedua, 43 kru dinyatakan negatif Covid-19. Kru kapal tersbut tersebut akan melakukan pemeriksaan swab kembali untuk memastikan benar-benar telah negatif dari paparan virus tersebut.
Sedangkan sebanyak 23 kru kapal yang masih menunjukkan hasil yang positif akan kembali dilakukan pemeriksaan swab. “Kami pastikan seluruh kru mendapatkan perhatian dan dukungan yang diperlukan dari manajemen serta pihak-pihak terkait untuk pemulihan di masa pandemi ini,” kata Yahya menjelaskan. (*)





