Angka kematian akibat covid-19 di Papua Barat meningkat, Mandacan : PPKM Darurat diterapkan

Papua
Ilustrasi Infografis perkembangan COVID-19 Provinsi Papua Barat, Selasa (13/7/2021). (Jubi/Satgas COVID-19 Papua Barat).

Papua No.1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Papua Barat melaporkan kasus kematian akibat COVID-19 di provinsi ini tambah 8 orang, sementara kasus positif bertambah 267 orang.

Juru bicara Satgas COVID-19 Papua Barat Arnold Tiniap mengatakan dengan tambahan 8 kasus hari ini, sehingga jumlah kematian akibat COVID-19 di provinsi ini mencapai 216 orang dari 13.894 kasus positif.

Read More

“8 kasus kematian akibat COVID-19 hari ini berasal dari kabupaten Fakfak 3 orang, Manokwari 2 orang, kota Sorong 2 orang, dan kabupaten Tambrauw 1 orang,” kata Arnold Tiniap, Selasa (13/7/2021).

Dia menyebutkan, tambahan 267 kasus positif COVID-19 Papua Barat hari ini, berasal dari kabupaten Manokwari 104 orang, kota Sorong 56 orang, Fakfak 36 orang, Teluk Wondama 28 orang, Teluk Bintuni 24 orang, Raja Ampat 14 orang, Sorong Selatan 6 orang, Manokwari Selatan 2 orang, dan kabupaten Sorong 1 orang.

Ia mengatakan tambah 267 kasus ini, sehingga total kasus aktif atau pasien COVID-19 Papua Barat mencapai 3.497 orang.

Arnold Tiniap mengakui, bahwa bagi pasien bergejala sedang hingga berat dimungkinkan menjalani perawatan di fasilitas kesehatan, tetapi pasien dengan gejala ringan atau OTG disarankan melakukan isolasi mandiri.

“Sejumlah rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di provinsi ini sudah melebihi kapasitas. Kami harapkan dengan penerapan PPKM Darurat dapat mengurangi tingkat penularan, karena penyebaran virus Corona ini mengikuti pergerakan manusia,” ujar Arnold Tiniap.

Selanjutnya, Gubernur Papua Barat memastikan aktivitas masyarakat di kabupaten Manokwari dan kota Sorong tertib dan taat protokol kesehatan selama penerapan PPKM Darurat.

“Penyekatan wilayah dan pembatasan aktivitas sudah mulai ditertibkan, semua unsur kekuatan kita kerahkan dengan bantuan TNI-Polri di daerah ini,” kata Gubernur Dominggus Mandacan. (*)

Editor: Edho Sinaga

Related posts

Leave a Reply